KalbarOnline, Kubu
Raya – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, di era digital percepatan-percepatan
dalam segala bidang sangat mendominasi khususnya kebijakan daerah sehingga
masyarakat segera merasakan manfaatnya terutama dalam segi pelayanan publik.
“Karena banyak visi di paripurna, visi di perubahan, visi
percepatan karena di era digital, era millenial. Kita butuh percepatan dalam
segala hal termasuk kebijakan, agar segera terimplematasi dan terealisasi
supaya masyarakat cepat mendapatkan pelayanan publik,” ucap, Muda ditemui usai
menghadiri, Rapat Paripurna DPRD Kubu Raya Pengambilan Sumpah dan Janji Masa
Jabatan 2019-2024, Selasa (17/9/2019).
Kepada ke-44 anggota Dewan Kubu Raya terpilih, orang nomor wahid di Kubu Raya ini mengatakan agar memberdayakan investasi-investasi dari APBD Kubu Raya dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Gubernur, memang
PDRB di Kubu Raya sudah mencapai nomor urut ke-dua di Kalimantan Barat. Dan
saya nyakin, dengan telah disusunnya kebijakan-kebijakan daerah di Rencana
Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) maka lompatan-lompatan akan cepat terjadi,”
terangnya.
Selain itu, Muda mengharapkan kepada anggota Dewan Kubu Raya
baru terpilih agar memahami RPJMD Kubu Raya yang telah disahkan bersama pihak
legislatife Kubu Raya beberapa waktu lalu.
“Dan yang paling pasti adalah memaksimalkan reses dan
mensinergikan dengan upaya percepatan menuju desa mandiri,” jelasnya.
Lebih jauh, Muda meminta kepada seluruh fraksi dari setiap
komisi agar mempercepat pengesahan APBD 2020, supaya dapat segera dirasakan
manfaatnya terhadap masyarakat. Terutama dalam perubahan anggaran di tahun 2020.
“Terutama dalam hal mengurai angka penggangguran, dan
kemisikinan. Disinilah saya harapkan kinerja yang terukur sehingga ada
perubahan yang lebih baik terhadap angka-angka baik itu angka stanting menurun,
putus sekolah menurun, angka kematian ibu melahirkan menurun, serta
penggangguran berkurang karena diberdayakan di desa-desa,” tandasnya. (ian)