KalbarOnline,
Ketapang – Komando Distrik Militer Kodim 1203 /Ketapang menggelar kegiatan komunikasi
sosial (Komsos) dengan tema ‘Melalui Pembinaan Komunikasi Sosial, Cegah Tangkal
Radikalisme/Separatisme, Kita Perkokoh Mentalitas Idiologi Pancasila Guna
Mencegah Ancaman Bahaya Pemahaman Radikalisme/Separatisme Dalam Rangka
Mewujudkan Alat Juang Pertahanan Yang Tangguh’ di Aula Makodim 1203/Ketapang,
Selasa (17/9/2019).
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh tokoh masyarakat,
tokoh agama, tokoh pemuda, anggota TNI-Polri, organisasi perangkat daerah dan awak
media serta ormas di Kabupaten Ketapang.
Komandan Kodim (Dandim), Letkol Kav Jami’an, SIP yang
diwakili oleh Kepala Staf Kodim 1203/Ketapang, Mayor Inf Dedi Indrawan, ST
mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk mewujudkan ketahanan wilayah
yang kuat melalui peningkatan pemahaman wawasan kebangsaan dan keagamaan.
“Serta kewirausahaan dalam rangka tetap tegak dan utuhnya
wilayah negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD
1945,” katanya.
Kegiatan Komsos tersebut dilanjutkan dengan penyampaian
materi ancaman bahaya pemahaman radikalisme/separatisme oleh Perwira Penghubung
Kodim 1203/Ketapang, Mayor Inf Budi Sumarjono.
Di tempat terpisah, Dandim 1203/Ketapang Letkol Kav Jami’an,
SIP menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kodim
1203/Ketapang untuk meningkatkan pemahaman komunikasi sosial dalam mendukung
tugas pokok TNI, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan teritorial, melalui
kemanunggalan TNI – Rakyat kita wujudkan cegah tangkal radikalisme.
“Melalui kegiatan komsos cegah tangkal radikalisme/separatisme
ini, saya berharap dapat terwujudnya kerjasama yang semakin erat antara Kodim
1203/Ketapang dengan semua komponen mayarakat guna mendukung pokok-pokok
kebijakan pemerintah dalam rangka pembangunan nasional,” ungkapnya.
“Saya meminta kepada apabila terdapat rencana maupun
kegiatan yang mengandung ancaman bahaya pemahaman radikalisme/separatisme agar
segera disampaikan ke kami melalui aparat Kodim 1203/Ketapang (Babinsa) untuk
kami tindaklanjuti,” tandasnya. (Adi LC)