Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Disperindag Sekadau Prioritaskan Masalah Pemasaran Gula Aren
Home > Berita > Politik > Disperindag Sekadau Prioritaskan Masalah...
Sekadau

Disperindag Sekadau Prioritaskan Masalah Pemasaran Gula Aren

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Tuesday, 15 October 2019 - 21:49 WIB
Disperindag Sekadau Prioritaskan Masalah Pemasaran Gula Aren
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sekadau

– Kepa Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

(Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sekadau, Hironimus menegaskan bahwa permasalahan

mengenai produksi dan pemasaran gula aren di Desa Semabi merupakan prioritas

pihaknya.

Hal ini disampaikan Hironimus saat diwawancarai awak media menyikapi

persoalan yang dihadapi BUMDes Desa Semabi mengenai pemasaran produk hasil UKM

desa tersebut, Selasa (15/10/2019).

Hironimus mengatakan, pihaknya akan melaksanakan pembinaan

terhadap pembuat gula maupun produk UKM lainnya dan mengupayakan hal-hal terkait

dengan perizinan untuk pemasaran produk lokal.

“Nantinya kami akan membuat suatu tempat khusus untuk

menjual berbagai produk hasil UKM yang ada di Kabupaten Sekadau. Namun proses

ini memerlukan waktu yang panjang dan cukup rumit,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, kata dia, pihaknya juga melakukan kunjungan

khusus ke Desa Semabi sebagai bentuk keseriusan Pemkab dalam menyikapi

permasalahan tersebut.

Selain itu, ia juga menyampaikan kurangnya tenaga pembuat

gula aren di Desa Semabi yang menjadi kendala lainnya dalam proses pengembangan

industri lokal tersebut. Kurangnya tenaga pembuat gula aren, dikhawatirkannya

menjadi kendala ketika nantinya permintaan gula aren meningkat.

“Pembuatan gula aren ini tidak sembarang orang bisa. Kebanyakan

itu orang tua, anak muda jaman sekarang sangat jarang ada yang bisa membuat

gula aren ini. Kekhawatiran kita adalah ketika nantinya penerus dari pembuat

gula aren ini tidak ada, sedangkan permintaan pasar itu besar,” tukasnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap dalam waktu dekat

permasalahan pemasaran dan tenaga pembuat gula aren ini dapat segera

terselesaikan. (Mus)

Tag