KalbarOnline, Sekadau
– Majelis Taklim Albarzanji Maulid Tradisional (MTAMT) Kabupaten Sekadau
kembali menggelar Maulid tradisional. Kali ini perayaan peringatan hari lahir
Nabi Muhammad ke-1441 Hijriah oleh MTAMT Sekadau ini dipusatkan di Masjid Ar-Rahman
Dusun Ketiur, Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Sekadau, Minggu (24/11/2019).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Majelis Taklim
Maulid Tradisional (MTAMT) Sekadau, H. Abdul Bakar serta pengurus MTAMT, Kepala
Desa Nanga Kiungkang, pengurus Masjid Ar-Rahman dan seluruh jamaah yang berasal
dari berbagai kecamatan di Sekadau yang sengaja hadir untuk memeriahkan
perayaan Maulid Tradisional di Dusun Ketiur.
Ketua MTAMT Sekadau, H. Abdul Bakar menuturkan, Maulid
Tradisional ini dilakukan selama empat bulan ke depan, yang mana dalam pelaksanaannya
dilaksanakan secara keliling dari masjid ke masjid se-Kabupaten Sekadau dan
sekitarnya yang meliputi tiga zona.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan Maulid Tradisional
di tempat keempat yaitu di Masjid Ar-Rahman Dusun Ketiur, Desa Nanga Kiungkang,”
ujarnya.
Seperti diketahui, Kecamatan Sekadau Hilir dan Sekadau Hulu
masuk dalam zona 1 pelaksanaan Maulid Tradisional MTAMT Sekadau. Sementara zona
2 meliputi Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap. Sedangkan zona 3 meliputi
wilayah Belitang.
“Jadwal ini sudah kita susun dan rancang jauh sebelum
kegiatan peringatan Maulid ini dilakukan dan sudah berkoordinasi dengan seluruh
pengurus Masjid. Jadi seluruh masjid yang ada di Kabupaten Sekadau telah
diberikan jadwal dan sesuai jadwal kita laksanakan secara bertahap dimulai pada
hari Sabtu dan Minggu hingga selesai,” terangnya.
Ia berharap, melalui kegiatan Maulid Tradisional ini dapat
menjadi kekayaan budaya dan penerapan ilmu agama di masyarakat.
“Karena selain diisi dengan syair, dzikir juga ada gunting
rambut anak-anak dan doa bersama, tentu ini bertujuan mengharapkan keberkahan
dari Allah,” pungkasnya.
Sementara Kepala Desa Nanga Kiungkang, Ansari menyambut baik
digelarnya maulid tradisional ini. Karena bertujuan untuk meningkatkan
silaturahmi dan ukhuwah antar sesama muslim.
“Dalam kegiatan ini juga diisi dengan gunting rambut 11
orang balita. Kegiatan ini juga dalam rangka mengharapkan ridho dari Allah dan
syafaat Nabi Muhammad di hari akhir nanti,” tuturnya.
Pihaknya berterima kasih kepada MTAMT Sekadau yang telah
menjadwalkan pelaksanaan Maulid Tradisional di dusunnya itu.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada MTAMT Sekadau dan
para jamaah lainnya yang telah hadir di sini. Semoga ini menjadi momen yang
baik bagi masyarakat muslim khususnya di Dusun Ketiur. Semoga pelaksanaan di
tahun berikutnya semakin baik,” imbuhnya.
Sementara Ketua Masjid Ar-Raman Dusun Ketiur, Jermen menyampaikan
apresiasinya atas terselenggaranya maulid tradisional di Dusun Ketiur.
“Karena kegiatan ini penuh dengan silaturahmi di momen yang
penting yaitu peringatan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad,” tandasnya. (Mus)