KalbarOnline,
Pontianak – Peningkatan turap dan penataan trotoar di Jalan HOS
Cokroaminoto hampir rampung. Saat ini tengah dilakukan finishing. Tahap pertama
pembangunan tersebut sepanjang 500 meter. Pada sisi pinggir trotoar,
dipercantik dengan ‘bola-bola’ beton berwarna-warni.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan, dengan adanya
penataan trotoar ini akan menjadikan Kota Pontianak semakin indah serta
memperhatikan faktor keamanan bagi pejalan kaki atau pedestrian.
“Jadi penataan turap sekaligus trotoar supaya ada perubahan kota
menjadi lebih rapi dan tertata serta ramah pedestrian,” ujarnya, Jumat (29/11/2019).
Dia menegaskan, keberadaan trotoar ini jangan
disalahfungsikan. Trotoar dilarang digunakan untuk berjualan atau pedagang kaki
lima, dilarang memarkirkan kendaraan di atas trotoar, dilarang dilintasi sepeda
motor dan penggunaan lainnya yang tidak sesuai peruntukannya.
“Trotoar ini adalah hak pejalan kaki, trotoar harus bebas
hambatan,” imbuhnya.
Bahasan berharap, penyediaan trotoar ini bisa membuat para
pejalan kaki merasa aman dan nyaman. Selain itu, pohon-pohon yang ada di
sepanjang trotoar juga sebagai peneduh bagi pedestrian yang melintasinya. Ia
menambahkan, pohon-pohon yang ada di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto tetap
dipertahankan. Usia pohon yang ada di sepanjang jalan itu sudah mencapai
puluhan tahun.
“Pohon-pohon ini tetap kita pertahankan, kita rapikan dan
dirawat,” ungkapnya.
Penataan trotoar ini mengusung konsep eco city dengan
penghijauan dan taman-tamannya. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan terus
berupaya memperbanyak trotoar yang ramah pedestrian dan disabilitas. Hal itu
bertujuan untuk menjamin keamanan bagi pejalan kaki maupun penyandang
disabilitas di jalan raya.
“Sehingga semua warga bisa menikmati fasilitas yang kita
siapkan,” pungkasnya. (jim)