KalbarOnline, Kubu
Raya – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan didampingi jajarannya menyerahkan
langsung bantuan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Kuala Ambawang dan
Kuala Mandor B. Bantuan diterima oleh Camat Kuala Mandor B, Yansen Sibarani dan
Camat Sungai Ambawang, Satuki di halaman Kantor Camat Sungai Ambawang, Kubu
Raya pada Jumat (20/12/2019) kemarin.
Sehari sebelumnya, bantuan juga diterima Camat Satuki dari
Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Kubu Raya. Bupati Muda mengatakan, bantuan yang
diberikan merupakan stok cadangan milik Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang
akan disalurkan kepada warga terdampak banjir di dua kecamatan.
“Bantuan ini akan kita salurkan untuk enam desa. Lima desa
di Ambawang dan satu desa di Kuala Mandor B, dengan total bantuan lebih dari 51
ton beras,” ujarnya.
Menurut Muda, bantuan yang diserahkan merupakan antisipasi
bagi warga terdampak banjir. Sebab adanya musibah membuat warga tak bisa
beraktivitas seperti biasa.
“Kondisi ini tentu sangat menyulitkan mereka, terlebih pada
dusun yang terkepung oleh genangan,”katanya.
Muda menyebut, bantuan yang diberikan merupakan hak
masyarakat yang mendapat musibah. Dirinya berterima kasih kepada Bulog yang
cepat merespon permintaan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan menyiapkan
cadangan beras.
Selain itu, Bupati Muda turut mengapresiasi pemerintah desa
dan para pengurus RT yang sigap menyikapi banjir yang terjadi. Termasuk warga
yang tanggap mengatur lalu-lintas selama jalan tergenang air.
“Saya mengapresiasi dan bangga terhadap warga yang bersedia
selama 24 jam secara bergantian mengatur lalu lintas pada jalan yang tergenang.
Karena memang sangat berbahaya jika ada yang tergelincir atau kecelakaan karena
jalan yang tergenang itu,” jelasnya.
Lebih jauh Muda mengatakan, ke depan Pemerintah Kabupaten
Kubu Raya akan meningkatkan upaya antisipasi. Di antaranya dengan menyiapkan
obat-obatan.
“Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi, karena
masih ada pasang surut air. Mudah-mudahan distribusi bantuan ini berlangsung
lancar,” harapnya.
Merespon kondisi petani yang mengalami penurunan
produktivitas pertanian, Muda menyatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan
berupaya melakukan pemulihan. Di antaranya menyiapkan bibit pertanian.
Dia menambahkan, tak hanya bantuan logistik, pemerintah
daerah juga memperhatikan kesehatan warga dengan mengintruksikan Puskesmas
Ambawang, Lingga dan Kuala Mandor untuk terus memantau kesehatan warga
terdampak banjir di enam desa.
“Terutama anak-anak dan ibu-ibu hamil, karena dampaknya ini
jelas sangat membahayakan kesehatan. Kita berharap warga tidak terserang
penyakit,” tandasnya. (ian)