Gubernur Resmikan Gedung Kantor Dinas Perkebunan Kalbar
KalbarOnline,
Pontianak – Satu lagi sarana dan prasarana yang melengkapi fasilitas pelayanan
dan aktivitas perkantoran di Kalimantan Barat. Bangunan Dinas Perkebunan Kalbar
berdiri megah di Jalan Moh Hambal Pontianak diresmikan Gubernur Kalimantan
Barat, Sutarmidji, Minggu (22/12/2019).
Pembangunan gedung tiga lantai yang bersumber dari APBD Provinsi
Kalbar itu diharapkan dapat meningkatkan kinerja para aparatur sipil negara
(ASN) yang bertugas di Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar.
Sutarmidji mengaku bersyukur, gedung yang sudah empat tahun
terbengkalai ini akhirnya bisa selesai dibangun dan diresmikan. Oleh karena
itu, ia berharap agar gedung baru ini bisa meningkatkan kinerja jajaran Dinas Perkebunan
Kalbar.
“Harus diikuti dengan peningkatan kinerja pula, karena sudah
didukung dengan suasana kerja yang nyaman. Tapi sudah lumayan, berdasarkan
penilaian Ombudsman, sudah masuk zona hijau. Di sini banyak ngurus soal
perkebunan, karena kemarin sudah lama juga numpang di ruko, takutnya kalau gedung
ini tidak segera diselesaikan pembangunannya, akan berpengaruh ke struktur
tanahnya,” ujarnya saat diwawancarai usai peresmian.
Dirinya meminta agar jajaran Dinas Perkebunan Kalbar segera
menempati gedung baru itu walaupun tahun depan baru akan dilakukan pembenahan
di beberapa titik seperti pagar dan sebagainya.
“Dinas Perkebunan sudah harus pindah ke sini, walaupun
pagarnya tahun depan baru dibenahi, tapi kantor ini sudah boleh ditempati,”
tukasnya
Orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura ini menargetkan infrastruktur
perkantoran sudah harus terselesaikan semuanya pada tahun 2020. Sebab, mulai tahun
2021 hingga tahun-tahun berikutnya, pihaknya akan fokus pada infrastruktur
jalan, jembatan dan sebagainya.
“Ada satu lagi yang sudah selesai (infrastruktur
perkantoran), tapi saya mau ambil momen peresmiannya pada Hari Jadi Pemprov
Kalbar, yaitu ruang VIP Bandara Supadio yang sudah tiga tahun terbengkalai. Tahun
ini kite selesaikan, kalau ada lagi gedung yang mangkrak akan saya selesaikan,”
tukasnya.
“Memang target saya 2019-2020 itu semua infrastruktur perkantoran
harus selesai termasuk rumah sakit, penataan kantor Gubernur. Kalau kantor Gubernur
maksimal toleransinya di bulan Maret 2021. Nah, APBD 2021 kita fokus pada
jalan, jembatan dan sebagainya. Mungkin lebih dari 60 persen untuk itu. Insya
Allah bisa sebagian besar kita tuntaskan, termasuk air bersih,” pungkasnya.
Sementara Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Florentinus Anum mengaku bersyukur gedung baru dinas yang dipimpinnya itu bisa terselesaikan dan diresmikan setelah penantian panjang. Karena menurut dia, selama ini pihaknya bekerja di ruko yang tidak representatif untuk penyelenggaraan pemerintahan.
“Kita bersyukur, akhirnya setelah penantian panjang empat tahun, bisa diselesaikan dan diresmikan. Kita syukuri betul-betul, mudah-mudahan bisa meningkatkan kinerja kami di bidang perkebunan. Saya secara pribadi sangat bersyukur. Sesuai arahan Gubernur, ini harus segera difungsikan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat,” tandasnya. (Fai)