Open House Bupati
KalbarOnline, Ketapang
– Perayaan Natal 2019 disambut suka cita oleh umat kristiani di Kabupaten
Ketapang, selain itu kebhinekaan sebagai anugerah juga terwujud dalam sikap
teloransi antar umat beragama di Ketapang. Tingginya rasa teloransi tersebut
terlihat dari tak hanya hidup rukun dan saling memaafkan namun juga saling
menyayangi dan sabar yang ditunjukkan warga Ketapang.
Rasa saling menghargai itu diwujudkan juga dengan mengikat
tali silaturahmi kepada umat kristiani yang merayakan Natal, ini terlihat dalam
kegiatan open house yang digelar Bupati Ketapang, Martin Rantan pada hari
pertama perayaan natal, Senin (25/12/2019).

Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan datang memberikan
ucapan selamat, mulai dari Wakil Bupati Ketapang, Drs. H. Suprapto, S, Sekda Ketapang,
H. Farhan, SE., M.Si, Kapolres Kapolres Ketapang, AKBP R Siswo Handoyo, Dandim
1203 Ketapang, Letkol Kav Jamian para Kepala OPD dan ribuan masyarakat silih
berganti mengunjungi dan bersalaman langsung dengan Bupati dan keluarga.
Seperti diketahui, perayaan Natal 2019 ini bertemakan ‘hiduplah
sebagai sahabat bagi semua orang’ yang mengandung makna keragaman maupun kebhinekaan
bangsa Indonesia yang merupakan anugerah dari Tuhan untuk dijaga dan dirayakan
dengan penuh syukur dan sukacita. Kesamaan cita-cita luhur para pejuang
kemerdekaan terbukti mampu melampaui sekat-sekat perbedaan yang ada.
Usai mengunjungi Bupati Martin Rantan, Wabup Suprapto
bersama Forkopimda dan rombongan melakukan kunjungan Natal ke Uskup Keuskupan
Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi yang beralamat di komplek gereja Katedral
Ketapang, Biara Susteran di Jalan Jenderal Sudirman, Komplek Pastoran Jalan
jenderal A Yani, serta para Kepala OPD yang merayakan Natal.
“Kunjungan Natal hari ini kunjungan setiap tahun yang kita
laksanakan menyambut perayaan Natal, kita mengunjungi umat kristiani yang
merayakan Natal,” ucap Wabup.
Menurutnya, kunjungannya bersama Forkopimda menunjukan
kepada masyarakat mengenai hubungan harmonis yang sudah terjalin di Kabupaten
Ketapang.
“Karena keamanan daerah sangat prioritas supaya kita bisa membangun
Ketapang yang lebih maju,” tutupnya. (Adi LC)