KalbarOnline,
Ketapang – Terdapat delapan desa di Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten
Ketapang terendam banjir. Banjir yang disebabkan intensitas hujan tinggi mengguyur
wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir tersebut terjadi dengan variasi
ketinggian air yang berbeda-beda.
Saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
sudah turun ke lapangan guna memastikan kondisi desa yang terdampak yakni, Desa
Harapan Baru, Desa Sepotong, Desa Selangkut Rata, Desa Bengaras, Desa Sempurna,
Desa Teluk Mutiara, Desa Suka Ramai dan Desa Teluk Bayur.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Ketapang, Yunifar membenarkan bencana banjir di Kecamatan Sungai Laur. Namun,
untuk kondisi detail yang terjadi di beberapa desa pihaknya saat ini sedang
melakukan pengecekan di wilayah tersebut.
“Informasinya kita dapatkan tadi malam dari pihak desa,
kemudian tim reaksi cepat kita tadi pagi (Kamis-red) langsung meluncur ke
sungai laur khususnya ke Desa Harapan Baru yang infonya terdampak lebih parah
dibanding beberapa desa lainnya,” ujarnya, Kamis (2/1/2020).
Yunifar menyebut, saat ini pihaknya belum bisa memastikan
berapa wilayah yang terdampak banjir di luar informasi awal, baik terkait
kondisi di lapangan maupun mengenai ketinggian air dan berapa kepala keluarga
yang terdampak banjir, saat ini pihaknya masih menunggu informasi dari tim baru
di lapangan.
“esok (Jum’at-red) tim akan kita turunkan lagi. Yang jelas
kita siap termasuk untuk bantuan logistik bagi masyarakat yang membutuhkan,
namun kita masih mendata dan memastikan kondisi di lapangan apalagi di beberapa
lokasi susah sinyal dan aksesnya juga jauh termasuk di Desa Harapan Baru,”
tandasnya. (Adi LC)