KalbarOnline,
Ketapang – Harapan warga yang menginginkan adanya lampu penerangan stadion
di sekeliling lapangan Tanjungpura Ketapang nampaknya akan segera terealisasi. Rencana
pemasangan lampu penerangan tersebut saat ini telah dianggarkan pada APBD
Ketapang tahun 2020.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Farhan mengaku kalau
pemasangan lampu penerangan di lapangan Tanjungpura tersebut keberadaannya
memang memberikan dampak positif. Selain dapat membuat lapangan sepakbola
dipergunakan pada malam hari juga untuk meminimalisir perbuatan-perbuatan
negatif di kawasan tersebut.
“Kami tentu merespon positif, bahkan kami sudah melakukan
rapat dengan unit-unit terkait yang membidangi hal tersebut untuk segera
merealisasikannya di tahun 2020 ini,” katanya, Selasa (13/1/2020).
Farhan menyebut, ke depan jika lampu penerangan stadion di
lapangan Tanjungpura telah terpasang, maka selain dapat menerangi lapangan
ketika digunakan untuk pertandingan, juga dapat menerangi lokasi taman
tanjungpura dan sekitarnya.
“Kita akan tindaklanjuti terus nanti, karena manfaatnya
banyak selain itu penerangan juga untuk meminimalisir hal-hal negatif di lokasi
tersebut,” ujarnya.
Sementara mantan Ketua Askab PSSI Ketapang, M Saufi yang
merupakan satu di antara pihak yang berharap segera dibangunnya lampu stadion
lapangan Tanjungpura menilai, keberadaan lampu untuk lapangan Tanjungpura
penting selain untuk menerangi lapangan hingga bisa dipergunakan pada saat
malam hari.
“Juga bisa menerangi taman, sehingga hal ini menimalisir
hal-hal buruk baik seperti kejahatan atau pergaulan bebas remaja yang dapat merusak
generasi muda,” katanya.
Untuk itu, ia mengaku menyambut baik respon positif dari Pemda terkait harapan warga tersebut. Bahkan sebagai support, pihaknya membantu menyiapkan desain dan teknik pencahayaan yang saat sedang dalam proses di konsultan sebagai bentuk support pihaknya kepada Pemda agar dapat segera terealisasikan.
“Dengan adanya lampu, lapangan bisa dipergunakan hingga malam hari, artinya ke depannya bisa dikelola, misalkan sore hari diperuntukan untuk lokasi latihan atau pembinaan, malam hari disewakan untuk orang-orang atau club yang ingin bermain sehingga ke depannya bisa menjadi pendapatan bagi daerah,” pungkasnya. (Adi LC)