KalbarOnline,
Ketapang – Wakil Bupati Ketapang, Suprapto mengimbau agar seluruh peserta
dan keluarga peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020 yang saat ini
sedang mengikuti tahapan tes untuk tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan
kelulusan seleksi terlebih lagi jika diminta imbalan.
“Tak ada yang bisa menjamin kelulusan peserta selain peserta
itu sendiri, sistem rekrutmen sudah sangat objektif, terlihat melalui tes
sistem online,” ujarnya, Senin (3/2/2020).
Secara gamblang Suprapto menceritakan bahwa dirinya pernah
didatangi masyarakat untuk diminta meluluskan anaknya dalam rekrutmen CPNS
tahun ini, namun ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan bahkan
anak Presiden pun jika mengikuti tes dan tidak lulus maka tidak bisa dibantu
apapun.
“Jangan sampai masyarakat tertipu oleh pihak yang tidak
bertanggung jawab, percayakan kepada kemampuan sendiri dan berdoa,” pesannya.
Kata Wabup, Suprapto satu di antara kunci keberhasilan yakni
dengan mempersiapkan diri secara matang agar setiap tahapan tes yang dilalui
mendapatkan hasil maksimal.
Untuk diketahui, seleski CPNS Kabupaten Ketapang sudah
memasuki tahap Seleski Kompetensi Dasar (SKD) yang dimulai sejak 2 hingga 6
Februari ini. Sesuai data BKPSDM Kabupaten Ketapang sebanyak 2.632 peserta akan
mengikuti tes tersebut.
Sesuai formasi, tahun ini pemerintah di lingkungan Kabupaten
Ketapang hanya akan menerima 125 formasi CPNS dengan rincian 49 di bidang
pendidikan, 49 orang di bidang kesehatan dan 27 orang di bidang teknis. (Adi
LC)