KalbarOnline, Ketapang
– Selama 4 tahun memimpin Kabupaten Ketapang, kepemimpinan Martin Rantan - Suprapto
berdampak positif dari sisi angka kemiskinan. Sesuai data yang dipaparkan pada
acara kilas empat tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, data
angka kemiskinan jauh menurun sejak tahun 2017.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang)
Kabupaten Ketapang, Ucup Supriatna memaparkan, tingkat kemiskinan tahun 2017
berada di angka 11,02 persen. Sementara tahun 2018 menurun menjadi 10,93
persen. Tahun 2019 angka kemiskinan juga menurun menjadi 10,54 persen.
“Empat tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bapak
Martin Rantan - Suprapto menunjukkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten
Ketapang meningkat, indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ketapang
meningkat sejak tahun 2017,” ujar Ucup.
Ucup menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang baik merupakan
buah dari iklim investasi yang baik di Kabupaten Ketapang. Tubuh kembang
investasi memberikan efek positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Sesuai data yang ditampilkan pada acara tersebut pertumbuhan
ekonomi sejak tahun 2017 mulai menunjukan peningkatan. Tahun 2017 pertumbuhan
ekonomi mencapai angka 7,21 persen sedangkan pada tahun 2018 dan 2019 meningkat
menjadi 7,99 persen.
“Angka ini merupakan angka pertumbuhan ekonomi terbesar se-Kalimantan
Barat,” tandasnya. (Adi LC)