KalbarOnline,
Ketapang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menjalin kerja sama
dengan Universitas Indonesia (UI) terkait Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian
kepada masyarakat. Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan nota
kesepakatan yang dilakukan langsung oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan bersama
dengan Rektor UI Prof. Ari Kuncoro di ruang rapat rektorat UI Depok, Rabu (19/2/2020).
Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro mengaku
senang dapat melakukan penandatangan nota kesepakatan bersama antara Pemerintah
Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Ia menjelaskan, bahwa UI sebagai
universitas tertua dan terkemuka di Indonesia siap menjadi pelopor dan center
of excellence, serta sebagai Guru Bangsa.
Sesuai dengan namanya yang mengemban nama Negara, maka motto
UI ialah UI Untuk Indonesia. Sehingga keberadaannya harus dapat dirasakan dalam
mendukung pembangunan di berbagai wilayah di Indonesia.
“Untuk itu, pada kesempatan ini kami menjalin kerjasama
dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat,” tuturnya.
Ia menambahkan, bahwa UI terus membangun tradisi kebersamaan
dan resource sharing dalam menyelesaikan masalah nasional dan global di segala
bidang kehidupan, khususnya bersinergi dalam meningkatkan kinerja kelembagaan
diawali melalui peningkatan kualitas SDM pemda melalui reformasi birokrasi.
Tradisi kebersamaan, kolaborasi dan resource sharing
dilakukan secara terintegrasi dan simultan antara Akademisi (Perguruan Tinggi),
Pemerintah, Industri, Masyarakat dan Media yang kami sebut sebagai kerjasama
Penta Helix.
“UI yang berbasiskan akademisi, berperan dalam mendesain
program sesuai permasalahan yang ada dimasyarakat berdasarkan kajian
multidisplin ilmu, serta melakukan transfer knowledge atau teknologi sesuai
kebutuhan masyarakat yang aplikatif atau tepat guna,” tukasnya.
“Hari ini merupakan momentum sangat baik bagi UI maupun
Pemkab Ketapang untuk bisa saling bersinergi dengan memperhatikan semua potensi
dan unggulan sumber daya masing-masing, guna mempercepat terwujudnya tujuan
pembangunan nasional,” tandasnya. (Adi LC)