Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Akibat Covid-19, Ada 18.300 Penumpang Batal Terbang Imbas Virus Korona
Home > Berita > Politik > Akibat Covid-19, Ada 18.300 Penumpang Ba...
Nasional

Akibat Covid-19, Ada 18.300 Penumpang Batal Terbang Imbas Virus Korona

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Saturday, 28 March 2020 - 18:59 WIB
Akibat Covid-19, Ada 18.300 Penumpang Batal Terbang Imbas Virus Korona
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KalbarOnline.com, JAKARTA — Wabah virus Korona jenis baru atau Covid-19 membuat dampak buruk di segala sektor ekonomi. Industri pariwisata merupakan sektor yang paling terasa. Tak pelak, maskapai penerbangan juga turut menuai dampaknya.

PT Angkasa Pura I (Persero) mengakui penurunan penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi sangat signifikan diiringi oleh banyaknya jumlah pembatalan penerbangan karena kondisi wabah virus Korona yang jumlah pasien makin bertambah.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, hingga pertengahan Maret 2020 terdapat 18.300 penumpang yang membatalkan penerbangan. Pembatalan penerbangan domestik merupakan yang paling banyak yaitu sekitar 14.000 ribu, sementara sisanya merupakan penerbangan internasional.

Faik menjelaskan, pembatalan penerbangan pada akhirnya terpaksa dilakukan karena kondisi jumlah penumpang yang tidak memadai. Sebab, salah satu syarat maskapai dapat melakukan penerbangan adalah jumlah penumpang.

“Dan inilah yang mendasari beberapa Airline untuk pembatalan flight karena tingkat isian mereka yang sangat terbatas sehingga mereka harus menangguhkan penerbangan sesuai demand traffic,” ujarnya saat video conferece, Sabtu (28/3).

Faik menyebut jika dibandingkan kondisi normal, rata-rata penumpang per hari di YIA sebanyak 18.000. “Tapi dalam kondisi tiga hari terakhir ada penurunan yang signifikan, penurunan sebesar 7-8 ribu,” imbuhnya.

Hal itu membuat dampak pendapatan cukup signifikan yaitu sekitar 20 persen di bawah target. “Apalagi kalau makin banyak penerbangan yang cancel,” tutupnya.

Tag