Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Sempat Berseteru, WHO Doakan Kesembuhan Donald Trump dan Melania
Home > Berita > Politik > Sempat Berseteru, WHO Doakan Kesembuhan...
Internasional

Sempat Berseteru, WHO Doakan Kesembuhan Donald Trump dan Melania

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Sunday, 04 October 2020 - 10:35 WIB
Sempat Berseteru, WHO Doakan Kesembuhan Donald Trump dan Melania
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KalbarOnline.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berharap Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania, cepat pulih dari Covid-19. Trump selama ini telah menjadi pengkritik dan meremehkan virus Korona. Trump juga berulang kali berseteru pendapat dengan WHO dan penanganannya terhadap pandemi virus Korona.

Trump sempat menuduh badan kesehatan PBB itu berpihak dalam menangani krisis. Amerika Serikat secara resmi memulai penarikan dukungannya dari WHO pada Juli. Namun menanggapi kondisi Trump yang terinfeksi Covid-19 saat ini, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus berharap Trump dan istrinya Melania segera sembuh.

“Semoga mereka sembuh total dengan cepat. Doa kami bersama mereka,” kata Tedros seperti dilansir dari NDTV, Minggu (4/10).

  • Baca Juga: Pakar kesehatan: Penasihat Gedung Putih Sesatkan Trump Tentang Covid

Tetapi ditanya tentang sikap Trump selama ini yang abai mengenakan masker sesuai rekomendasi WHO, Direktur darurat organisasi WHO Michael Ryan menolak untuk berpendapat.

“Kami umumnya tidak mengomentari perilaku individu tertentu dan kami tidak tahu langkah-langkah manajemen risiko apa yang diterapkan pada individu tertentu, terutama seseorang yang menonjol seperti presiden,” katanya.

“Apa yang akan kami tegaskan adalah kombinasi berbagai tindakan yang mengurangi risiko,” tambah Ryan.

Mencuci tangan, menjaga jarak aman dari orang lain, menghindari tempat yang ramai, memakai masker untuk melindungi orang lain dan diri Anda sendiri. Trump sering mengejek dan meremehkan masker, mengklaim dia aman karena sering melakukan pengujian.

Sebelum dinyatakan terinfeksi, Trump sempat kampanye di depan ribuan pendukungnya tanpa masker. Sementara itu, Trump menuduh WHO terlalu dekat dengan Beijing dan menutupi wabah awal penyakit itu di Tiongkok Desember lalu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Tag