Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Timnas Untung Besar, Dua Pemain Naturalisasi Bisa Tampil Bareng
Home > Berita > Politik > Timnas Untung Besar, Dua Pemain Naturali...
Olahraga

Timnas Untung Besar, Dua Pemain Naturalisasi Bisa Tampil Bareng

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 18 November 2020 - 17:07 WIB
Timnas Untung Besar, Dua Pemain Naturalisasi Bisa Tampil Bareng
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KalbarOnline.com – Timnas basket Indonesia bersiap mengikuti windows kedua Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021. Besok lusa (20/11) mereka menentukan roster yang dibawa ke Manama, Bahrain.

Ada 12 pemain yang bakal mengisi posisi tersebut. Artinya, akan ada tiga pemain yang dicoret. Di antara 12 roster pemain tersebut, yang sudah pasti masuk adalah Lester Prosper dan Brandon Jawato. Mereka sudah sah menjadi WNI. Proses verifikasi FIBA untuk keduanya juga telah beres.

”Aman. Mereka (Prosper dan Jawato, Red) sudah bisa bermain. Untuk pemain lain, tidak banyak perubahan dari roster kemarin. Ada tambahan untuk jaga-jaga saja,” kata Fareza Tamrella, manajer timnas.

Dalam peraturan FIBA, setiap tim hanya diperbolehkan memainkan satu pemain naturalisasi. Jawato dianggap sebagai pemain lokal. Sebab, dia masih memiliki garis keturunan Indonesia dari ayahnya.

  • Baca Juga: Louvre Surabaya Mempersilakan Bali United Nego dengan Daniel Wenas

Pria yang akrab disapa Mocha itu menyatakan, hal tersebut menjadi keuntungan bagi timnya. Sebab, Prosper dan Jawato bisa turun bersama.

”Selain faktor keturunan, faktor lain yang memperkuat posisi Jawato adalah partisipasinya dalam kompetisi basket tanah air dan dia cukup lama tinggal di Indonesia sejak 2015,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam persiapannya, tim asuhan Rajko Toroman tersebut mengantongi hasil swab test kemarin. Hasilnya, semua dinyatakan negatif Covid-19. Mereka bakal kembali menjalani uji usap pada 20 November dan bertolak ke Bahrain pada 22 November.

”Sejak pekan lalu, latihan kami perketat. Sudah berada dalam satu hotel untuk karantina. Kegiatannya hanya latihan. Jika ada urusan mendadak, baru boleh keluar,” jelas Mocha.

Tag