Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Nakes Divaksinasi Covid-19 Pertama, Petugas Pelayanan Publik Menyusul
Home > Berita > Politik > Nakes Divaksinasi Covid-19 Pertama, Petu...
Nasional

Nakes Divaksinasi Covid-19 Pertama, Petugas Pelayanan Publik Menyusul

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 09 December 2020 - 14:40 WIB
Nakes Divaksinasi Covid-19 Pertama, Petugas Pelayanan Publik Menyusul
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KalbarOnline.com – Para pemangku kepentingan di bidang pendidikan meminta agar para guru mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19. Pasalnya, 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 baru saja tiba di Tanah Air beberapa hari lalu.

Mengenai hal itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, bahwa yang akan pertama kali divaksinasi adalah para tenaga kesehatan (nakes).

’’Kalau sekarang, 1,2 juta dosis untuk nakes, asisten nakes, dan tenaga pendukung fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan, Red),”’’terangnya ketika dihubungi KalbarOnline.com, Rabu (9/12).

Namun, tentunya sebelum proses vaksinasi, ada beberapa tahap yang perlu dipastikan, seperti keefektifannya dalam meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun tengah meneliti vaksin tersebut sebelum disuntikkan.

Alasan kenapa para nakes yang diprioritaskan adalah karena mereka lah yang berjuang paling depan dalam menangani pandemi Covid-19. Oleh karenanya, mereka perlu mendapatkan vaksinasi terlebih dahulu.

’’Jadi penentuan kelompok penerima vaksin sesuai juga kajian ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization dan berdasarkan pedoman WHO, maka yang mendapat vaksin adalah garda terdepan (front line) dalam hal ini nakes, asisten dan tenaga pendukung,” ucapnya.

Sementara itu, yang akan mendapatkan imuninasi Covid selanjutnta adalah para petugas pelayanan publik non medis, salah satunya guru. ’’Yang kedua adalah petugas garda terdepan nonmedis, yang kita sebut sebagai pemberi pelayanan publik,’’ tambahnya. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Tag