Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Data Pasien Covid-19 di Singapura Terintegrasi dengan Kepolisian
Home > Berita > Politik > Data Pasien Covid-19 di Singapura Terint...
Internasional

Data Pasien Covid-19 di Singapura Terintegrasi dengan Kepolisian

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Thursday, 07 January 2021 - 06:04 WIB
Data Pasien Covid-19 di Singapura Terintegrasi dengan Kepolisian
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KalbarOnline.com – Kepolisian Singapura dapat memperoleh informasi pribadi dari teknologi pelacakan kontak Covid-19. Sehingga terintegrasi untuk penyelidikan kriminal jika memang diperlukan.

“Kepolisian Singapura diberi wewenang di bawah Kode Acara Pidana (CPC) untuk mendapatkan data apa pun, termasuk data TraceTogether (aplikasi digital data pasien Covid-19, untuk penyelidikan kriminal),” kata Menteri Dalam Negeri Singapura Desmond Tan, seperti dilansir dari 9News, Rabu (6/1).

TraceTogether adalah sistem digital yang dikembangkan oleh pemerintah Singapura yang memberi tahu orang-orang yang mungkin terpapar Cov8d-19 melalui kontak dekat dengan kasus yang dikonfirmasi. Bentuknya berupa aplikasi smartphone atau token Bluetooth.

Baca juga: Masalah Baru di Singapura, Penularan Covid-19 dari Sopir Taksi Online

Tan menambahkan bahwa pemerintah adalah berhak sebagai pengawas data yang dikumpulkan melalui sistem. Pemerintah menjamin keamanan data sebagai langkah-langkah ketat untuk memastikan bahwa itu hanya dapat digunakan untuk tujuan resmi.

Pada Senin lalu, lebih dari 4,2 juta orang, atau 78 persen dari populasi Singapura, telah mendaftar dalam program TraceTogether. Wakil ketua satuan tugas multi-kementerian yang menangani pandemi Covid-19, Lawrence Wong, memberikan informasi tersebut.

Menurut informasi yang diposting di situs web TraceTogether, sistem hanya mencatat pengguna yang melakukan kontak dekat satu sama lain dengan bertukar sinyal Bluetooth pada token mereka tetapi tidak merekam data geolokasi mereka. Aplikasi itu juga bisa merekam dan mencatat kemana saja pasien Covid-19 berkunjung selama ini.

Saksikan video menarik berikut ini:

Tag