Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
5 Persen Sekolah Sudah Buka Lagi, Siswa Wajib Bawa Masker Cadangan
Home > Berita > Politik > 5 Persen Sekolah Sudah Buka Lagi, Siswa...
Nasional

5 Persen Sekolah Sudah Buka Lagi, Siswa Wajib Bawa Masker Cadangan

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 27 January 2021 - 19:07 WIB
5 Persen Sekolah Sudah Buka Lagi, Siswa Wajib Bawa Masker Cadangan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KalbarOnline.com – Pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dijalankan oleh sebagian daerah di Indonesia. Namun, masih sangat sedikit, berdasarkan data Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) hanya 5 persen yang membuka sekolah, 63,9 persen belajar dari rumah (BDR) dan 31,1 persen kombinasi.

Mengenai hal itu, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi mengingatkan bahwa pemakaian maksimal masker idealnya adalah selama 4 jam. Setelahnya harus diganti.

Sonny pun meminta para guru untuk memberikan informasi kepada anak didiknya terkait penggunaan masker tersebut, khususnya 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Memakai masker itu maksimal 4 jam ya, maka kalau anak nanti belajar di sekolah lebih dari 4 jam, anak harus membawa masker cadangan. Jadi semua yang ada di sekolah pas membawa masker cadangan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Ia pun mengungkapkan persentase risiko penularan. Jika ada yang terkena virus tapi tanpa gejala dan tidak memakai masker, kemudian ada yang sehat tapi tidak pakai masker dan jaga jarak, potensi penularannya 100 persen.

Baca Juga: Banyak Pemula Kejeblos Main Saham, DPR Minta BEI dan OJK Rajin Edukasi

Baca Juga: Pernyataan Nadiem Soal Polemik Jilbab Lukai Dunia Pendidikan

“Kemudian, yang punya virus ini tidak pakai masker dan yang sehat pakai masker, potensi penularan 70 persen,” tambahnya.

“Kalau yang sakit pakai masker dan sehat tidak pakai masker, risiko penularan nya tinggal 5 persen. Lalu kalau keduanya pakai masker risiko 1,5 persen,” sambung dia.

Jadi potensi penularannya besar, makanya mereka yang sakit harus pakai masker. Pertanyaannya adalah siapa yang sakit atau membawa virus, hal itu tidak diketahui.

“Menggunakan masker secara bersama-sama adalah bentuk disiplin untuk menghindarkan kita dari penularan Covid-19,” pungkas dia.

Tag