Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Wali Kota Edi Kamtono Bagikan Masker Gratis di Pasar Flamboyan
Home > Berita > Politik > Wali Kota Edi Kamtono Bagikan Masker Gra...
Pontianak

Wali Kota Edi Kamtono Bagikan Masker Gratis di Pasar Flamboyan

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Saturday, 01 May 2021 - 18:15 WIB
Wali Kota Edi Kamtono Bagikan Masker Gratis di Pasar Flamboyan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

Wali Kota Edi Kamtono Bagikan Masker Gratis di Pasar Flamboyan

95 Persen Kesadaran Warga Kenakan Masker

KalbarOnline, Pontianak – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membagi-bagikan masker gratis kepada para pengunjung dan pedagang Pasar Flamboyan, Sabtu (1/5). Beberapa pengunjung dan pedagang di pasar tersebut yang tidak mengenakan masker langsung diberikan masker.

"Saya melihat 95 persen semua telah menggunakan masker," ujarnya.

Menurutnya, persentase 95 persen warga yang mengenakan masker di pasar-pasar dinilainya sebagai bentuk meningkatnya kesadaran mereka dalam menerapkan protokol kesehatan. Edi menambahkan, kegiatan yang digelar hari ini dalam rangka memastikan warga yang berbelanja maupun pedagang di pasar telah menerapkan protokol kesehatan. Namun menurutnya masih ada segelintir warga yang salah dalam mengenakan masker.

"Kita berharap dengan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan bisa mengendalikan Covid-19 di Kota Pontianak," katanya.

Dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, protokol kesehatan di pasar-pasar mesti diperketat. Apalagi sejak awal pandemi Covid-19 tidak ada penutupan aktivitas di pasar. Sebab roda perekonomian harus tetap berjalan.

"Yang terpenting warga tetap mematuhi protokol kesehatan dalam segala aktivitasnya," tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak Junaidi menyatakan, kesadaran pengunjung dan pedagang di pasar dalam mengenakan masker sudah meningkat. Namun terkadang masih ada yang mengenakan masker tidak sesuai dengan standar.

"Kadang-kadang karena aktivitas berjualan mereka menempatkan masker di bawah dagu. Ini akan kita sosialisasikan terus untuk penggunaan maskeran yang benar," ungkapnya. (J)

Tag