Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Aliansi Mahasiswa Ketapang Galang Dana untuk Penderita Kanker Tulang
Home > Berita > Politik > Aliansi Mahasiswa Ketapang Galang Dana u...
Ketapang

Aliansi Mahasiswa Ketapang Galang Dana untuk Penderita Kanker Tulang

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Sunday, 22 August 2021 - 16:50 WIB
Aliansi Mahasiswa Ketapang Galang Dana untuk Penderita Kanker Tulang
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

Aliansi Mahasiswa Ketapang Galang Dana untuk Penderita Kanker Tulang

KalbarOnline, Ketapang – Aliansi Mahasiswa Ketapang menggelar aksi penggalangan dana untuk biaya pengobatan Deva Nuraini (14), penderita osteosarcoma atau kanker tulang.

Aksi galang dana ini sudah dilakukan selama dua hari di dua titik lokasi yaitu di simpang empat Agoesdjam dan juga simpang empat Polres, Sabtu, 21 Agustus 2021.

Ketua BEM Politeknik Negeri Ketapang Sarimin dan juga sebagai panitia dalam aksi galang dana ini mengatakan, kegiatan ini merupakan aksi kepedulian terhadap Deva Nuraini yang menderita penyakit kanker tulang.

"Pelaksanaan aksi peduli ini dilaksanakan pada tanggal 20 - 21 Agustus 2021. Aksi ini juga melibatkan beberapa OKP yang ada di Ketapang, yaitu dari BEM Politeknik Negeri Ketapang, PMII, HMI,  Persatuan Mahasiswa Kendawangan, dan Dema STAI Al Haudl Ketapang" ujar Sarimin saat diwawancarai, Sabtu.

Selama dua hari penggalangan dana, pihaknya berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp15.415.900,00.

Dalam aksi penggalangan dana ini cukup banyak masyarakat yang bersimpati memberikan bantuan sesuai dengan kerelaan, keikhlasan dan kemampuannya.

Ketua Komisariat PMII Politeknik Negeri Ketapang Didit Priansyah berharap, dengan adanya aksi galang dana ini semoga Deva Nuraini bisa cepat melakukan operasi dan cepat juga mendapatkan kesembuhan.

"Semoga dengan kegiatan ini juga bisa menambah rasa kesolidaritasan OKP OKP yang ada di Ketapang agar tetap solid selalu bisa berkolaborasi didalam kegiatan-kegiatan apapun untuk kemajuan bersama kedepan" ungkap Didit.

Tag