Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Wabup Wahyudi Hadir Virtual Raker Mendagri dengan Kepala Daerah se-Indonesia
Home > Berita > Politik > Wabup Wahyudi Hadir Virtual Raker Mendag...
Kapuas Hulu

Wabup Wahyudi Hadir Virtual Raker Mendagri dengan Kepala Daerah se-Indonesia

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 24 January 2022 - 16:57 WIB
Wabup Wahyudi Hadir Virtual Raker Mendagri dengan Kepala Daerah se-Indonesia
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

Wabup Wahyudi Hadir Virtual Raker Mendagri dengan Kepala Daerah se-Indonesia

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat menghadiri rapat kerja (Raker) Kementerian Dalam Negeri bersama Kepala Daerah seluruh Indonesia. Rapat tersebut dalam rangka evaluasi program strategis kegiatan Pemerintah Daerah.

Rapat kerja tersebut dilaksanakan secara video conference (vidcon) bersama Kementrian Dalam Negeri (Mendagri), Ketua KPK, Ketua LKPP dengan Kepala Daerah dan Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota.

Dalam raker tersebut, Mendagri menekankan agar tindak pidana korupsi dalam pemerintahan harus ditekan seminimal mungkin dan hal tersebut sangat penting dalam perbaikan Bangsa Indonesia.

"Pemerintahan bersih dapat membuat pemasukan negara meningkat. Clean and clear governance diharapkan dapat meningkatkan dan mendongkrak kesejahteraan ASN. Hal ini menjadi salah satu solusi untuk menekan terjadinya tindak pidana korupsi," ujar Mendagri.

Sistem administrasi pemerintahan atau regulasi yang terlalu panjang, maupun transaksi secara langsung, dapat menyebabkan terjadinya korupsi.

"Oleh karena itu, perbaikan sistem perlu dilakukan. Sistem harus lebih transparan, serta dapat mengurangi kontak fisik atau biasa disebut sistem digitalisasi," jelas Mendagri.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Mendagri menyebut keberhasilan dalam penegakan hukum bukan diukur melalui banyaknya orang yang masuk penjara.

"Penegakan hukum, penciptaan keamanan, termasuk pidana korupsi diukur bukan berdasarkan banyaknya orang masuk penjara karena pelanggaran, tetapi minimnya orang masuk penjara karena tidak melakukan pelanggaran," tutupnya.

Tag