Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Jembatan Gantung Menunuk Melawi Roboh, Akses Dua Dusun Putus, Satu Warga dan Kendaraannya Jatuh ke Sungai
Home > Berita > Politik > Jembatan Gantung Menunuk Melawi Roboh, A...
Melawi

Jembatan Gantung Menunuk Melawi Roboh, Akses Dua Dusun Putus, Satu Warga dan Kendaraannya Jatuh ke Sungai

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 25 April 2022 - 06:28 WIB
Jembatan Gantung Menunuk Melawi Roboh, Akses Dua Dusun Putus, Satu Warga dan Kendaraannya Jatuh ke Sungai
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Melawi – Jembatan Gantung di Desa Nanga Menunuk, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi roboh, Minggu sore, 24 April 2022.

Akibatnya, akses menuju Dusun Kederas Damai dan Dusun Menunuk terputus.

Tak hanya akses transportasi yang putus, robohnya jembatan gantung itu juga mengakibatkan seorang warga bernama Jajang yang tengah melintas di jembatan tersebut jatuh ke sungai.

Peristiwa ini dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi Gusti Syafarudin.

Gusti Syafarudin mengatakan, robohnya jembatan diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Saat itu, Jajang dengan sepeda motornya membawa keranjang berisikan kelapa.

“Ketika di tengah jembatan, jembatan oleh karena tiang penyangga seling jembatan patah dan roboh. Sehingga korban bersama jembatan jatuh ke sungai,” kata Gusti Syafarudin.

Warga setempat bernama Boy Kuswandi yang kebetulan berada di TKP, lantas memanggil warga untuk meminta pertolongan.

Kemudian warga Desa Menunuk langsung menyelamatkan korban beserta kendaraannya. Sekitar pukul 17.06 wib korban beserta kendaraannya berhasil dievakuasi.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Gusti Syafarudin.

Diketahui, Jembatan gantung tersebut dibangun pada tahun 2013 dan merupakan akses penghubung Dusun Menunuk menuju Dusun Kederas Damai.

Peristiwa robohnya jembatan tersebut diduga karena jembatan yang sudah termakan usia, sehingga mengakibatkan tiang jembatan sudah tidak mampu untuk menahan beban dan mengakibatkan tiang penyangga patah.

Tag