KalbarOnline, Kayong Utara - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Aqwam Kecamatan Sukadana mengikuti pra Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Teknik Komputer Jaringan (TKJ), di Kecamatan Sukadana, Kayong Utara, Selasa (14/03/2023).
Kepala SMK Al-Aqwam, Baruzi mengatakan, bahwa kegiatan tersebut menjadi pelajaran bagi angkatan berikutnya agar lebih baik lagi dalam mengikuti UKK.
"Sebagai bahan pembelajaran juga bagi adik-adik kelasnya, dan juga untuk kedepannya bisa mempersiapkan diri, karena UKK ini wajib bagi anak-anak kelas dua belas," tuturnya.
[caption id="attachment_128043" align="aligncenter" width="1280"]
Kepala SMK Al-Aqwam, Baruzi memberikan sambutan dalam acara pembukan pra UKK, Selasa (14/03/2023). (Foto: Santo)[/caption]
"Jadi anak-anak yang diikutkan UKK artinya mereka sudah mempersiapkan diri, sudah mendalami pelajaran-pelajaran yang akan diujikan pada saat UKK," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Baruzi berharap kepada guru-guru SMK Al-Aqwam agar lebih ditingkatkan serta disempurnakan sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat.
"Saya berharap kepada guru-gurunya dari jurusan TKJ ini, supaya kedepannya lebih ditingkatkan lagi. Kemudian kegiatan yang berkaitan dengan kejuruan atau kompetensi agar lebih disempurnakan lagi," katanya.
[caption id="attachment_128045" align="aligncenter" width="1280"]
Para SMK Al-Aqwam Kecamatan Sukadana yang mengikuti pra UKK Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Selasa (14/03/2023). (Foto: Santo)[/caption]
"Cara menyempurnakan yaitu menyesuaikan dengan apa yang telah diberikan rambu-rambu oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat," katanya.
Apapun yang telah diberikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat itu bisa diterapkan secara maksimal di SMK Al-aqwam," pungkas Baruzi.
Adapun siswa yang mengikuti UKK tahun ajaran 2022/2023 yaitu berjumlah 13 orang. Yang terdiri dari dua jurusan, yaitu jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). (Santo)