Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
KPU Kalbar: Gen Z dan Milenial Dominasi Pilkada 2024
Home > Berita > Politik > KPU Kalbar: Gen Z dan Milenial Dominasi...
Pontianak

KPU Kalbar: Gen Z dan Milenial Dominasi Pilkada 2024

adminkalbaronline
adminkalbaronline
Sunday, 22 September 2024 - 13:23 WIB
KPU Kalbar: Gen Z dan Milenial Dominasi Pilkada 2024
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Pontianak - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat telah merekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2024. Total ada sebanyak 3.955.969 pemilih yang tersebar di 14 kabupaten/kota.

Berdasarkan hasil rekapitulasi DPT yang sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Kalbar, 62 persen diantaranya adalah kelompok generasi (gen) z dan milenial.

“Milenial-nya ada di angka 35,31 persen dan gen z ada 26,77 persen. Artinya untuk pemilih pemula di atas 50 persen, kurang lebih sama waktu pemilu pilpres. Pemilih anak muda mendominasi sampai hari ini,” ungkap Suryadi saat Rapat Rekapitulasi Terbuka DPT Provinsi Kalbar di Hotel Orchardz, Minggu (22/09/2024).

Generasi z merupakan pemilih dari rentang usia 17 hingga 24 tahun. Sementara generasi milenial adalah orang-orang berusia 25 – 39 tahun. Jika diakumulasikan, total pemilih dari kelompok generasi milenial dan generasi Z di Kalbar berjumlah lebih dari 2,4 juta pemilih.

Lebih lanjut Suryadi sampaikan, pemungkiran data untuk pilkada prosesnya sama dengan pemilu 2024, mulai dari pencocokan data pemilih, pecematan data ganda dan lain sebagainya.

“Kalau untuk pilkada ini dikhususkan untuk data pemilih yang beralamat KTP di Kalbar. Yang pemilu semua loksus ada dari luar Kalbar, sehingga tentu dan penurunan.

Sehingga apabila ditemukan data tersebut ganda atau lain sebagainya, Suryadi mengatakan KPU Provinsi hanya bisa menandai data tersebut namun tidak bisa mengubah atau menghapusnya.

“Teman-teman KPU Kabupaten/Kota kemarin sudah melakukan pleno DPT, hari ini tidak ada perubahan, kami diberikan kewenangan hanya merekap. Kalau pun ada ditemukan data itu kami hanya bisa menandai, tidak bisa di hapus,” ujarnya.

Suryadi berharap agar pemilih generasi z dan generasi milenial ini bisa berpartisipasi aktif pada pelaksanaan pilkada 2024 yang akan datang. (Lid)

Tag