Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Kapolres Baru Ketapang Disambut Adat dan Pedang Pora, AKBP Muhammad Harris: Saya Merasa Diterima dengan Penuh Kehormatan
Home > Berita > Politik > Kapolres Baru Ketapang Disambut Adat dan...
Ketapang

Kapolres Baru Ketapang Disambut Adat dan Pedang Pora, AKBP Muhammad Harris: Saya Merasa Diterima dengan Penuh Kehormatan

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Sunday, 20 July 2025 - 06:30 WIB
Kapolres Baru Ketapang Disambut Adat dan Pedang Pora, AKBP Muhammad Harris: Saya Merasa Diterima dengan Penuh Kehormatan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kapolres Ketapang yang baru, AKBP Muhammad Harris resmi menginjakkan kaki di Markas Komando Polres Ketapang, Sabtu, 19 Juli 2025 pagi. Penyambutannya pun tak biasa—dilakukan dengan penuh adat dan rasa kekeluargaan.

Begitu tiba di Mapolres Ketapang, AKBP Harris disambut dengan prosesi adat khas daerah, mulai dari ritual Tepung Tawar, pengalungan bunga oleh siswa TK Bhayangkari, pemasangan kain songket, hingga tradisi pedang pora yang sarat makna simbolis.

“Tradisi ini luar biasa. Saya merasa diterima dengan penuh kehormatan dan kekeluargaan oleh masyarakat Ketapang,” ungkap AKBP Muhammad Harris, yang sebelumnya menjabat Kapolres Mesuji, Polda Lampung.

Ia menggantikan AKBP Setiadi, yang kini mengemban tugas baru di lingkungan Akpol Lemdiklat Polri.

Dalam sambutannya, AKBP Harris menyampaikan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Ketapang. Ia juga menekankan pentingnya sinergi bersama seluruh elemen masyarakat serta dukungan terhadap nilai-nilai budaya lokal.

“Kami akan bekerja profesional, bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, serta mendukung kearifan lokal sebagai bagian dari penguatan kebersamaan,” tegasnya.

Kehadiran AKBP Harris di Ketapang disambut hangat, tak hanya oleh jajaran kepolisian, tetapi juga oleh masyarakat dan tokoh adat setempat. Penyambutan yang sarat budaya ini jadi penanda awal dari harapan besar akan kepemimpinan yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan berakar pada nilai-nilai lokal. (Adi LC)

Tag