KALBARONLINE.com - Musabaqah Tilawatil Qur'an ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kapuas Hulu secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, pada Minggu (14/09/2025), di Gelora Uncak Kapuas, Putussibau.
Pembukaan MTQ Kalbar tersebut ditanda dengan lantunan bacaan ayat suci Al-Qur'an, penabuhan beduk dan tarian kolosal.
Ribuan masyarakat hadir menyaksikan malam pembukaan MTQ XXXIII. Walau sempat diguyur hujan, namun masyarakat yang telah memadati tribun maupun area lapangan sepakbola GOR Uncak Kapuas itu tidak bergeser.
[caption id="attachment_222215" align="alignnone" width="1600"]
Gubernur Kalbar, Ria Norsan secara resmi membuka MTQ ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalbar di Kapuas Hulu Bumi Uncak Kapuas. (Foto: Ishaq)[/caption]
Pada saat pembukaan, Gubernur Ria Norsan didampingi Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Duaan, Wakil Bupati Sukardi, bupati dan walikota serta wakil bupati se-Kalimantan Barat.
Tampak hadir Anggota DPR RI, Cornelis dan Erlinawati Nasir, Sekda Kalbar, Harisson, Sekda Kapuas Hulu, Mohd Zaini, Forkopimda Kapuas Hulu, kepala OPD Kapuas Hulu, Bupati Kapuas Hulu periode 2019 - 2021, AM Nasir, Ketua LPTQ Kalba, Andi Musa, Ketua LPTQ Kapuas Hulu, M Hasan, para tokoh agama, tokoh masyarakat, kafilah dari 14 kabupaten/kota serta tamu undangan lainnya.
Gubernur Norsan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu beserta segenap masyarakat atas kesiapan mereka sebagai tuan rumah. Menurutnya, persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak menjadikan Kapuas Hulu layak menjadi pusat perhelatan MTQ tingkat Provinsi Kalbar tahun ini.
[caption id="attachment_222222" align="alignnone" width="720"]
Pembukaan MTQ Kalbar di Kabupaten Kapuas Hulu. (Foto: Ishaq)[/caption]
"Saya sangat bangga dan terharu melihat antusiasme masyarakat Kapuas Hulu dalam menyambut MTQ ke-XXXIII. Ini adalah bukti kecintaan kita terhadap Al-Qur’an dan komitmen kita untuk membumikan nilai-nilai luhurnya di Bumi Khatulistiwa,” kata Norsan.
Gubernur menegaskan, bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral masyarakat.
"MTQ bukan hanya menjadi ajang lomba membaca Al-Qur’an dan mencari juara, tetapi juga menjadi momentum untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat muslim. Al-Qur’an harus menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk berbuat baik, menjauhi kemungkaran, dan membangun Kalimantan Barat yang berakhlak,” ucapnya.
[caption id="attachment_222217" align="alignnone" width="1600"]
Pembukaan MTQ Kalbar 2025. (Foto: Ishaq)[/caption]
Pemprov Kalbar pun berkomitmen mendukung penuh kegiatan MTQ ini. Norsan berjanji memberikan perhatian khusus kepada para juara yang akan mewakili Kalbar di tingkat nasional, termasuk berupa beasiswa dan pelatihan intensif.
“Kita ingin memastikan Kalimantan Barat selalu mampu menghasilkan qari-qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” pungkasnya. (Haq)