Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Speedboat Dinkes KKU Rusak 5 Bulan, Warga Kepulauan Kesulitan Dirujuk, Ini Kata Kadinkes
Home > Berita > Politik > Speedboat Dinkes KKU Rusak 5 Bulan, Warg...
Kayong Utara

Speedboat Dinkes KKU Rusak 5 Bulan, Warga Kepulauan Kesulitan Dirujuk, Ini Kata Kadinkes

adminkalbaronline
adminkalbaronline
Friday, 19 September 2025 - 16:30 WIB
Speedboat Dinkes KKU Rusak 5 Bulan, Warga Kepulauan Kesulitan Dirujuk, Ini Kata Kadinkes
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kerusakan speedboat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara (KKU) menimbulkan persoalan serius bagi warga di wilayah kepulauan. Pasalnya, speedboat tersebut menjadi sarana vital untuk merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lanjutan di ibu kota kecamatan.

Seperti diketahui, speedboat kesehatan milik Pemerintah KKU yang ditempatkan di wilayah kepulauan dilaporkan sudah tidak beroperasi sejak lima bulan terakhir, karena rusak.

Penggiat media sosial Kayong Utara, Juminggu mengaku prihatin atas situasi tersebut. Ia menilai, daerah kepulauan yang termasuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sangat bergantung pada fasilitas transportasi kesehatan.

“Sekarang kalau speedboat kesehatan rusak, warga yang harus dirujuk bagaimana? Infonya sudah lima bulan tidak jalan,” katanya kepada awak media, Jumat (19/09/2025).

Untuk itu dirinya menegaskan, kerusakan ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar pelayanan kesehatan tidak terganggu. Terlebih, Kayong Utara selama ini digadang-gadang sebagai kabupaten yang berkomitmen pada pendidikan dan kesehatan gratis.

“Jangan sampai anggaran miliaran untuk pendidikan dan kesehatan gratis hanya sebatas di atas kertas, sementara masyarakat di kepulauan tidak merasakannya,” tegas Juminggu.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan KKU, Maria Fransisca, membenarkan speedboat ambulance di Kecamatan Pulau Maya, tepatnya di Desa Satai, mengalami kerusakan dan belum bisa difungsikan.

“Dusun Besar sempat rusak, tapi sudah diperbaiki. Kalau yang di Pulau Maya (Satai) harus dibawa ke bengkel di Rasau. Pembiayaan sudah diusulkan dalam APBD Perubahan, tinggal menunggu ketok palu karena biayanya cukup besar,” ujar Maria Fransisca saat dikonfirmasi awak media, Jumat (19/09/2025).

Dirinya juga menjelaskan, kalau saat ini terdapat tiga daerah kepulauan di Kayong Utara telah memiliki speed boat ambulance, yakni Dusun Besar, Satai, dan Pelapis. Namun, hanya speedboat di Satai yang belum berfungsi akibat mengalami kerusakan. (Sans)

Tag