Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Disporapar Kalbar Angkat Wisata Gastronomi Sekadau Lewat Warisan Kuliner Jimot Lulun
Home > Berita > Politik > Disporapar Kalbar Angkat Wisata Gastrono...
Sekadau

Disporapar Kalbar Angkat Wisata Gastronomi Sekadau Lewat Warisan Kuliner Jimot Lulun

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 10 November 2025 - 10:00 WIB
Disporapar Kalbar Angkat Wisata Gastronomi Sekadau Lewat Warisan Kuliner Jimot Lulun
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Upaya memperkuat wisata gastronomi di Kalimantan Barat terus digencarkan. Salah satunya dilakukan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar dengan ikut langsung mempromosikan kuliner tradisional Jimot Lulun di Desa Kumpang Ilong, Kabupaten Sekadau.

Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, bersama Ketua Dekranasda Sekadau, Magdalena Susilawati Aron, turun langsung mengikuti proses pembuatan Jimot Lulun—kue khas suku Mualang yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kemendikbud pada 2020. Aktivitas ini menjadi bagian dari pengembangan wisata gastronomi Sekadau, yang kini mulai diangkat sebagai daya tarik wisata berbasis budaya lokal.

Jimot Lulun dikenal sebagai kuliner tradisional yang melekat kuat pada identitas masyarakat Dayak Mualang. Cita rasa khasnya berasal dari bahan alami dan proses masak tradisional. Kue ini biasanya hadir dalam berbagai upacara adat seperti Gawai Dayak, penyambutan tamu, hingga ritual adat lain, sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan.

Windy mengatakan, kuliner tradisional seperti Jimot Lulun memiliki potensi besar untuk menjadi pintu masuk pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis kearifan lokal.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin memperkenalkan bahwa wisata di Kalbar bukan hanya soal alam, tapi juga tentang cita rasa dan budaya yang hidup di masyarakat,” ujarnya.

Warga Kumpang Ilong pun menyambut antusias kegiatan ini. Mereka berharap promosi wisata gastronomi dapat memperkenalkan Jimot Lulun ke pasar yang lebih luas dan menarik wisatawan untuk datang ke Sekadau, sekaligus menguatkan posisi kuliner tradisional sebagai identitas budaya yang tetap lestari. (Red)

Tag