Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Petinju Daud Yordan Terpilih Jadi Ketua KONI Kalbar 2025–2029, Ajak Semua Pihak Kolaborasi Majukan Olahraga
Home > Berita > Politik > Petinju Daud Yordan Terpilih Jadi Ketua...
Pontianak

Petinju Daud Yordan Terpilih Jadi Ketua KONI Kalbar 2025–2029, Ajak Semua Pihak Kolaborasi Majukan Olahraga

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 08 December 2025 - 18:01 WIB
Petinju Daud Yordan Terpilih Jadi Ketua KONI Kalbar 2025–2029, Ajak Semua Pihak Kolaborasi Majukan Olahraga
Daud Yordan terpilih sebagai Ketua KONI Kalbar 2025–2029 lewat Musorprov. Unggul tujuh suara dan ajak semua pihak kolaborasi majukan olahraga (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Petinju profesional Indonesia, Daud “Cino” Yordan, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat periode 2025–2029. Keputusan itu diambil melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalbar yang berlangsung di Pontianak, Sabtu malam (6/12/2025).

Dalam proses pemilihan yang berlangsung ketat, Daud unggul tujuh suara dari pesaing terdekatnya, Sultan Syarif Melvin Alkadrie. Daud mengantongi 37 suara dari total 68 suara pemilih, sementara Melvin memperoleh 30 suara, dan satu suara dinyatakan tidak sah.

Dengan kemenangan ini, Daud akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari Ketua Umum sebelumnya, Fachrudin Siregar. Ia menegaskan bahwa posisinya sebagai ketua bukan sekadar jabatan simbolis, melainkan ruang strategis untuk mendorong lompatan besar prestasi olahraga Kalbar.

“Saya berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, maupun semua kalangan, dapat berkolaborasi. Membangun olahraga harus dilakukan secara kolektif. Sehingga ke depan prestasi olahraga Kalbar dapat meningkat, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Daud dalam pidato kemenangan usai pemilihan.

Sebagai sosok yang lahir dari ring tinju dan berkarier di tingkat nasional maupun internasional, Daud dinilai memiliki rekam jejak kuat untuk membawa olahraga Kalbar naik kelas. Petinju legendaris itu telah memegang berbagai gelar juara dunia, termasuk juara dunia IBA, serta dua kali menjadi juara dunia versi IBO untuk kategori kelas bulu dan kelas ringan pada periode berbeda.

Sepanjang kariernya, Daud telah menjalani 47 pertandingan, dengan catatan 42 kemenangan (30 di antaranya KO), 4 kekalahan, dan 1 hasil seri. Pengalaman panjang di dunia olahraga profesional menjadi modal penting dalam memimpin organisasi olahraga terbesar di Kalbar. (Lid)