Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Edi Kamtono Jamin Inflasi Kota Pontianak Masih Sangat Terkendali
Home > Berita > Politik > Edi Kamtono Jamin Inflasi Kota Pontianak...
Pontianak

Edi Kamtono Jamin Inflasi Kota Pontianak Masih Sangat Terkendali

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 09 February 2026 - 12:12 WIB
Edi Kamtono Jamin Inflasi Kota Pontianak Masih Sangat Terkendali
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, bahwa secara bulanan (month on month), inflasi Pontianak dari Desember 2025 ke Januari 2026 hanya sebesar 0,07 persen. Angka tersebut dinilai sangat rendah dan masih berada dalam rentang sasaran pengendalian inflasi, yakni 0,5 hingga 2,5 persen.

Sebelumnya, dalam pertemuan High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak, Senin (09/2/2026), inflasi tahunan (year on year) Kota Pontianak pada Januari 2026 juga tercatat rendah, yakni sebesar 2,74 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 3,55 persen.

“Secara umum, inflasi Kota Pontianak menjadi yang terendah di Kalimantan Barat, bahkan lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Ini menunjukkan pengendalian inflasi kita berjalan cukup baik,” ujar Edi Kamtono usai mengikuti rapat TPID.

Menurut Edi, tekanan inflasi nasional saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh pencabutan subsidi tarif listrik serta kenaikan harga komoditas non-pangan seperti emas. Sementara untuk kebutuhan pokok di Kota Pontianak, kondisi masih relatif stabil.

“Untuk komoditas pangan seperti ayam ras memang ada sedikit kenaikan, namun itu lebih dipengaruhi faktor psikologis masyarakat menjelang Ramadan dan Imlek. Secara umum, stok dan harga masih aman,” jelasnya.

Ia menambahkan, TPID Kota Pontianak bersama instansi terkait seperti Bank Indonesia, BPS, Pertamina, dan Bulog terus melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan distribusi dan ketersediaan barang tetap terjaga. Saat ini dipastikan semua ketersediaan dan kebutuhan bahan makanan pokok tetap terkendali.

Edi juga mengingatkan adanya potensi kenaikan harga pada Februari 2026, terutama dari sektor transportasi udara. Hal tersebut diperkirakan dipengaruhi oleh meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang musim mudik serta kedatangan tamu saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

“Kita tetap waspada, terutama pada komponen yang sensitif seperti tiket pesawat. Namun secara keseluruhan, kondisi inflasi Kota Pontianak masih sangat terkendali,” jelasnya. (Jau)

Tag