Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Torasera Abdussalam Resmi Dibuka, Menkop RI Nilai Jadi Hub Distribusi Koperasi Merah Putih di Kubu Raya
Home > Berita > Politik > Torasera Abdussalam Resmi Dibuka, Menkop...
Kubu Raya

Torasera Abdussalam Resmi Dibuka, Menkop RI Nilai Jadi Hub Distribusi Koperasi Merah Putih di Kubu Raya

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 09 February 2026 - 18:10 WIB
Torasera Abdussalam Resmi Dibuka, Menkop RI Nilai Jadi Hub Distribusi Koperasi Merah Putih di Kubu Raya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Toko Rakyat Serba Ada Abdussalam (Torasera Abdussalam) yang berlokasi di Jalan Poros Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, resmi dibuka pada Senin (09/02/2026).

Torasera Abdussalam itu diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, serta dihadiri sejumlah koperasi dan pimpinan pondok pesantren.

Menteri Ferry Juliantono mengapresiasi kehadiran Torasera Abdussalam yang dinilai sebagai model pertama pusat distribusi dan grosir rakyat yang terintegrasi dengan koperasi desa.

Menurutnya, Torasera ini akan berperan sebagai jembatan untuk mendukung operasional Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Kubu Raya.

“Torasera Abdussalam ini menjadi contoh pertama toko rakyat serba ada yang akan berfungsi sebagai pusat distribusi dan grosir, khususnya untuk kebutuhan pokok masyarakat. Mulai dari sembako, LPG subsidi 3 kilogram, minyak goreng, hingga kebutuhan harian lainnya,” ujar Ferry.

Ia menjelaskan, Torasera Abdussalam ini diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ada di Kabupaten Kubu Raya. Ke depan, model bisnis Tosera ini akan disusun secara matang melalui feasibility study agar dapat direplikasi di berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

IMG-20260209-WA0022
null​

“Ini sejalan dengan arahan Presiden. Setelah koperasi desa dibangun secara fisik, harus siap operasional. Salah satu kunci kesiapan itu adalah adanya pusat distribusi seperti Torasera ini,” jelasnya.

Ferry juga menyoroti profesionalisme pengelolaan Torasera Abdussalam, mulai dari kesiapan sumber daya manusia hingga penerapan sistem digitalisasi. Seluruh item dan sub-item barang tercatat dalam sistem, sehingga dapat dipantau melalui dashboard kasir maupun operasional.

“Kami dari Kementerian Koperasi juga bisa ikut mengontrol. Operasionalisasi adalah tahap yang sangat penting,” tegasnya.

Selain menjadi pusat distribusi, Torasera Abdussalam juga dirancang sebagai etalase produk lokal dan hasil produksi masyarakat. Sejumlah produk seperti roti, garam, air minum, dan komoditas lainnya sudah mulai dipasarkan.

Ferry berharap, Torasera Abdussalam mampu menjadi solusi pemasaran bagi pelaku UMKM lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi generasi Z dan milenial.

“Jangan takut berproduksi. Produk masyarakat sudah siap dijual di tosera maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi bisa menjadi pilihan masa depan bagi anak-anak muda,” pungkasnya. (Lid)

Tag