KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak mendukung Festival Musik Bangun Sahur di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman menjadi etalase budaya sungai kota. Agenda tahunan tersebut diharapkan semakin berkualitas dan memiliki daya tarik yang lebih kuat di masa mendatang.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kreativitas membangunkan sahur, melainkan momentum untuk memperkuat identitas sejarah dan budaya Kota Pontianak. Menurutnya, Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman merupakan titik awal peradaban kota yang berdiri di tepian Sungai Kapuas.
“Kita tidak boleh lupa bahwa cikal bakal Kota Pontianak bermula dari kawasan Masjid Jami ini. Karena itu, penyelenggaraan festival ke depan harus mampu menonjolkan nilai historis tersebut,” ujarnya ketika membuka kegiatan tersebut, Sabtu (21/2/2026) malam.
Ia juga memberikan arahan agar pada pelaksanaan berikutnya, tata letak panggung dapat diorientasikan menghadap Alun-Alun Sungai Kapuas. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat visual acara sekaligus menghadirkan suasana yang lebih ikonik, terutama bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintas di jalur perairan Kapuas. Dengan konsep tersebut, Festival Musik Bangun Sahur diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari upaya rebranding kawasan Istana Kadriah dan Masjid Jami sebagai pusat budaya sungai.
“Kalau dikemas dengan baik, ini bisa menjadi etalase budaya religi yang membanggakan, sekaligus mendukung sektor pariwisata kota,” tambahnya.
Bahasan memastikan Pemerintah Kota akan memberikan dukungan penuh agar festival ini dapat tumbuh lebih profesional, tertata, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat citra Pontianak sebagai kota berbudaya dan religius. (Jau)
Pemkot Pontianak Dorong Festival Musik Bangun Sahur Jadi Etalase Budaya Sungai
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026