Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Keluh Kesah Wali Murid Soal Menu MBG di Kayong Utara: Dinilai Tak Masuk Akal untuk Konsumsi 3 Hari
Home > Berita > Politik > Keluh Kesah Wali Murid Soal Menu MBG di...
Kayong Utara

Keluh Kesah Wali Murid Soal Menu MBG di Kayong Utara: Dinilai Tak Masuk Akal untuk Konsumsi 3 Hari

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 23 February 2026 - 18:00 WIB
Keluh Kesah Wali Murid Soal Menu MBG di Kayong Utara: Dinilai Tak Masuk Akal untuk Konsumsi 3 Hari
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sukadana kembali menuai sorotan. Seorang wali murid, Bunga (nama samaran), mempertanyakan kelayakan menu yang diterima anaknya pada Senin (23/02/2026), karena disebut diperuntukkan untuk konsumsi selama tiga hari.

Bunga mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pihak sekolah, paket MBG yang dibagikan pada hari itu akan mencukupi hingga Kamis, saat pembagian berikutnya kembali dilakukan. Namun, ia menilai komposisi menu yang diberikan tidak rasional jika harus dikonsumsi untuk tiga hari.

“Ya berdasarkan informasi dari sekolah itu menu untuk tiga hari, karena Kamis lagi baru diberikan MBG,” ujarnya.

Ia menjelaskan, menu yang diterima anaknya terdiri dari tiga butir telur, dua potong kue bolu, dan tiga butir kurma. Menurutnya, jika dihitung untuk kebutuhan selama tiga hari, terutama pada bagian kue, jumlah tersebut dinilai jauh dari kata layak.

“Kalau dilihat menu sih telur tiga, kue bolu dua, kurma tiga biji. Kedepan kita minta pihak dapur lebih mempertimbangkan menu yang diberikan, karena kalau melihat menu kue hari ini memang rasanya tidak masuk akal kalau untuk tiga hari,” tegasnya.

Sorotan ini memunculkan pertanyaan terkait standar porsi dan kualitas distribusi MBG di tingkat dapur penyedia. Program yang digadang-gadang untuk menunjang kebutuhan gizi anak sekolah itu seharusnya memperhatikan aspek kecukupan nutrisi serta durasi konsumsi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dapur penyedia maupun pihak sekolah terkait skema pembagian menu yang disebut berlaku untuk tiga hari tersebut. (Sans)

Tag