KALBARONLINE.com - Bayi perempuan yang ditemukan di kawasan perkebunan kelapa sawit Sungai Melayu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kini telah pulih setelah menjalani perawatan intensif lebih dari satu bulan di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.
Bayi yang kemudian diberi nama Srikandi itu sebelumnya ditemukan warga pada 18 Januari 2026 dalam kondisi memprihatinkan. Sejak saat itu, tim medis rumah sakit langsung memberikan penanganan maksimal dengan melibatkan dokter spesialis anak serta perawat intensif.
Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Asuhan Keperawatan RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Yulianingsih menyampaikan, bahwa kondisi Srikandi per 23 Februari 2026 sudah sangat baik dan stabil.
“Berat badan sudah naik dari 1,5 kilogram menjadi 3,7 kilogram. Kondisinya sehat, menyusunya kuat sekali, dengan tangisan yang nyaring. Dokter menyatakan Srikandi sudah diperbolehkan pulang,” ujarnya, Senin (23/02/2026).
Selama masa perawatan sekitar satu bulan lima hari, pihak rumah sakit telah mengeluarkan biaya kurang lebih Rp 29 juta. Pembiayaan tersebut telah dibahas bersama sejumlah instansi terkait.
“Untuk pembiayaan, RSUD sudah menggelontorkan sekitar Rp 29 juta selama satu bulan lebih ini. Hal ini juga sudah dibahas bersama dinas sosial, dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan KB, serta bagian kesra (pemerintah daerah Ketapang, red),” jelas Yulianingsih.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Basaria Rajagukguk mengatakan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna membahas proses serah terima bayi tersebut.
“Putri Srikandi yang selama ini sudah kita rawat kurang lebih satu bulan, keadaannya sudah pulih dan akan kita serahkan kepada dinas yang berwenang, yaitu dinas sosial,” katanya.
Ia menegaskan, kewenangan rumah sakit sebatas pada penanganan medis hingga bayi dinyatakan sehat. Adapun proses pengasuhan, perlindungan sosial hingga kemungkinan adopsi menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Ketapang.
“Kalau kewenangan kami bagaimana anak ini selamat dan perawatan medisnya berjalan dengan baik. Selanjutnya terkait pengasuhan dan adopsi menjadi kewenangan dinas sosial,” tegasnya.
Rencananya, serah terima Srikandi kepada Dinas Sosial Ketapang akan dilaksanakan pada Jumat 27 Februari 2026, apabila tidak ada kendala. (Adi LC)
Sempat Ditemukan di Kebun Sawit, Bayi Bernama Srikandi Kini Pulih dan Siap Diserahkan ke Dinsos Ketapang
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026