KALBARONLINE.com - Dugaan praktik kekerasan di lingkungan pendidikan kembali mencuat. Sebanyak 14 siswa SMA Taruna Bumi Khatulistiwa, Kubu Raya, Kalimantan Barat, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh siswa senior.
Kejadian itu disebut berlangsung di asrama sekolah pada akhir Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Kasus itu kini tengah ditangani oleh Polres Kubu Raya setelah laporan resmi diajukan oleh para korban.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut.
“Sudah ada laporan dan masih proses penyelidikan Polres Kubu Raya,” ujarnya, Senin (09/03/2026).
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah kuasa hukum korban dari Kantor Hukum Melek Hukum, Andrean Winoto Wijaya, menggelar konferensi pers dan membeberkan kronologi dugaan kekerasan yang terjadi di sekolah tersebut.
Menurut Andrean, para korban merupakan siswa yang masih berstatus adik tingkat, sementara terduga pelaku diduga merupakan siswa senior atau kakak kelas.
Berdasarkan keterangan para korban, dugaan penganiayaan itu terjadi pada tengah malam, ketika sejumlah siswa senior diduga melakukan pengeroyokan terhadap para adik tingkat.
Pihak kuasa hukum berharap kasus tersebut mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan agar praktik kekerasan di lingkungan pendidikan tidak terus berulang. (Lid)
14 Siswa SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Diduga Dikeroyok Senior
Polisi Lakukan Penyelidikan
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026