KALBARONLINE.com - Polres Kapuas Hulu mengikuti kegiatan Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026 yang dilaksanakan pada Senin 9 Maret 2026 sekitar pukul 09.20 WIB, dari Ruang PPKO Polres Kapuas Hulu.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda bersama Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Abdul Hamid, Asisten II Pemda Kapuas Hulu, Tri Wati, Pasi Intel Kodim 1206 Putussibau, Kapten Inf Safri Doni, Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu I Ketut Suarbawa, perwakilan Pengadilan Negeri Putussibau, para kepala dinas instansi terkait, Pejabat Utama Polres Kapuas Hulu, para kapolsek jajaran serta anggota Polres Kapuas Hulu.
Rapat koordinasi ini digelar sebagai bentuk kesiapan lintas sektor dalam menghadapi pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026 yang diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya arus mudik dan arus balik.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalimantan Barat menegaskan, bahwa setiap tahun Polri dan seluruh instansi terkait selalu menghadapi momentum besar perayaan Idulfitri yang membutuhkan kesiapan maksimal. Tahun ini terdapat tantangan tersendiri karena situasi global yang tidak menentu serta berbarengan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
Kapolda menekankan, bahwa tugas utama aparat adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin rasa aman bagi para pemudik. Oleh karena itu, seluruh instansi diharapkan dapat memberikan masukan serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi kerawanan selama periode mudik Lebaran.
Operasi Ketupat Kapuas 2026 mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dan akan dilaksanakan mulai 13 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari Polri, TNI, pemerintah daerah maupun stakeholder terkait.
Dalam arahannya, Kapolda Kalbar juga memberikan sejumlah penekanan kepada jajaran di daerah, di antaranya memastikan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, mengoptimalkan layanan Command Center 110, mengelola keamanan dan keselamatan lalu lintas selama arus mudik, serta melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok dan BBM agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Selain itu, jajaran kapolres diminta untuk memastikan SPBU mengutamakan pengisian BBM bagi kendaraan pemudik serta mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sosial dan SDM menyampaikan, bahwa rakor ini merupakan forum penting dalam menyatukan langkah seluruh unsur guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama perayaan Idulfitri 2026.
Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor, kesiapan moda transportasi, pelayanan kesehatan, mitigasi bencana, serta menjaga stabilitas pasokan pangan dan energi selama masa Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan paparan dari sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar yang menjelaskan kesiapan prasarana jalan, manajemen lalu lintas, pemeriksaan kendaraan (ramp check), serta rencana rekayasa arus lalu lintas di titik rawan kemacetan.
Selain itu, pihak Kementerian Agama Kalbar menyampaikan, bahwa berdasarkan perhitungan awal, 1 Syawal 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, namun penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang Isbat pemerintah pada 19 Maret 2026.
Kementerian Agama juga menyampaikan bahwa di Kalimantan Barat terdapat 202 masjid ramah pemudik yang tersebar di 14 kabupaten/kota dan dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik guna mencegah kecelakaan akibat kelelahan.
Sementara itu, BMKG Kalbar menyampaikan prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kalbar, namun juga mengingatkan adanya potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah barat Kalimantan Barat akibat curah hujan yang relatif rendah.
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda menyampaikan, bahwa kegiatan rakor lintas sektoral ini merupakan langkah awal yang penting dalam memastikan kesiapan pengamanan Idulfitri di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
“Melalui koordinasi lintas sektor ini, kita dapat menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah serta seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri,” ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa Polres Kapuas Hulu akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta arus mudik di wilayah Kapuas Hulu dapat berjalan lancar. (Haq)
Polres Kapuas Hulu Ikuti Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Kapuas 2026 dengan Kapolda Kalbar
Siapkan Pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026