KALBARONLINE.com - Suasana Ramadan tak hanya identik dengan ngabuburit dan berburu takjil. Di Pontianak, ada cara lain menikmati momen Ramadan melalui The Move Market Ramadan, sebuah event kreatif yang menghadirkan tenant fashion, komunitas, hingga hiburan bagi anak muda.
Event ini digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret, dengan kemungkinan diperpanjang hingga 16 Maret karena tingginya antusias pengunjung.
Founder The Move Market, Risky Noviandi mengatakan,bahwa event Move Market edisi Ramadan ini menjadi konsep spesial dari The Move Market yang sebelumnya dikenal sebagai ruang kolaborasi berbagai brand, khususnya clothing brand lokal.
“Ini sebenarnya spesial edition Ramadan. Booth-nya memang tidak banyak, sekitar sembilan sampai sepuluh booth saja. Tapi satu tenant bisa diisi dua sampai tiga brand, jadi tetap ramai dan variatif,” ujar Risky, Senin (16/03/2026).
Meski jumlah booth terbatas, konsep yang dihadirkan justru membuat pengalaman pengunjung lebih unik. Total terdapat sekitar 9 hingga 10 tenant, dengan beberapa di antaranya menampilkan lebih dari satu brand dalam satu booth.
Konsep ini sengaja dibuat agar setiap tenant memiliki ruang untuk menampilkan identitas brand secara maksimal.
“Kalau di The Move Market, tenant tidak cuma jualan. Mereka juga bebas mendekor booth-nya supaya menarik. Jadi pengunjung bukan hanya belanja, tapi juga bisa foto dan menikmati suasananya,” jelas Risky.
Tak hanya menghadirkan tenant fashion dan lifestyle, The Move Market Ramadan juga diisi dengan berbagai kegiatan komunitas. Selama tiga hari pelaksanaan, sejumlah agenda digelar, mulai dari kolaborasi dengan komunitas sepatu roda, sepeda, hingga kegiatan lari ngabuburit.
Salah satu kegiatan yang cukup menarik perhatian adalah "ngabuburun" yang digelar Minggu sore dengan jarak sekitar 5 kilometer. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai komunitas lari di Pontianak.
“Walaupun puasa, mereka tetap semangat lari. Setelah selesai, mereka langsung buka puasa bersama di area event. Kita juga siapkan takjil untuk peserta,” kata Risky.
Pada malam hari, pengunjung juga disuguhkan hiburan seperti DJ performance serta kemungkinan agenda tambahan seperti talkshow jika event diperpanjang.
Menurut Risky, The Move Market lahir dari keresahannya melihat potensi brand lokal yang sebenarnya besar, namun belum mendapat ruang yang cukup untuk berkembang.
Dia menilai anak muda di Pontianak sebenarnya memiliki minat tinggi terhadap fashion, bahkan berani membeli brand luar dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
“Anak Pontianak itu sebenarnya berani beli barang mahal dari brand luar, bisa sampai Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta. Nah, kita berpikir kenapa brand lokal sendiri tidak bisa seperti itu,” ujarnya.
Melalui The Move Market, ia berharap brand lokal terutama dari Pontianak bisa memiliki panggung untuk berkembang dan membangun komunitasnya sendiri.
“Tujuan awalnya memang ingin menghidupkan clothing brand Pontianak. Supaya orang juga bangga pakai brand lokal,” tambahnya.
Berbeda dengan bazar pada umumnya, The Move Market mencoba menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Selain konsep dekorasi booth yang lebih kreatif, pengunjung juga bisa menikmati berbagai aktivitas komunitas serta suasana nongkrong yang santai.
“Kita ingin orang datang ke sini bukan cuma buat belanja, tapi juga nongkrong, foto, dan menikmati experience dari setiap tenant,” kata Risky.
Dengan konsep yang menggabungkan fashion, komunitas, dan hiburan, The Move Market Ramadan diharapkan bisa menjadi ruang kreatif baru bagi anak muda Pontianak untuk berkumpul sekaligus mendukung perkembangan brand lokal. (Lid)
The Move Market Ramadan, Ruang Nongkrong Kreatif yang Hidupkan Brand Lokal di Pontianak
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026