Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Baru Enam Bulan Buka Bengkel, Usaha Wakil Ludes Dilalap Api di Jalan Parwasal
Home > Berita > Politik > Baru Enam Bulan Buka Bengkel, Usaha Waki...
Pontianak

Baru Enam Bulan Buka Bengkel, Usaha Wakil Ludes Dilalap Api di Jalan Parwasal

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Thursday, 26 March 2026 - 14:38 WIB
Baru Enam Bulan Buka Bengkel, Usaha Wakil Ludes Dilalap Api di Jalan Parwasal
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Musibah kebakaran yang melanda enam unit rumah di Jalan Parwasal, Pontianak Utara, pada Rabu (25/03/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi para korban. Salah satunya Wakil (44 tahun), pemilik bengkel yang baru enam bulan merintis usahanya.

Tak ada yang tersisa dari bangunan yang ia sewa itu. Api melahap habis bengkel beserta seluruh isinya, hanya menyisakan puing-puing sisa kebakaran.

Wakil mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran. Api disebut tiba-tiba muncul dari rumah di samping bengkelnya.

“Api itu kita sama-sama nggak tau penyebabnya dari mana. Tau-taunya langsung ada api aja,” ujarnya saat ditemui usai kebakaran, Kamis (26/03/2026).

Wakil mengatakan kalau saat itu ia tidak sedang berada di bengkel. Ia baru saja pergi sebentar, tiba-tiba saat kembali, bengkelnya sudah ludes dilalap api.

Saat menyadari kebakaran, ia sempat berupaya menyelamatkan barang-barang di dalam bengkel. Namun kobaran api dengan cepat membesar.

“Saya langsung dobrak pintunya. Saat itu apinya nggak belum begitu besar. Masih sempat saya. Masih ada ngeluarkan motor satu unit Habis itu udah nggak bisa lagi. Motor aja satu. Punya adik saya,“

IMG-20260326-WA0027
null​

Sebanyak empat unit motor milik pelanggan yang tengah diperbaiki ikut hangus terbakar. Selain itu, seluruh peralatan bengkel yang menjadi sumber penghasilannya juga ludes dilalap api.

“Itu motor punya orang semua, lagi servis. Ada yang sudah selesai, tapi belum diambil. Habis semua,” tuturnya.

Akibat kejadian ini, Wakil memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai ratusan juta rupiah.

“Kurang lebih bisa di atas Rp 100 juta, mungkin sampai Rp 200 juta dengan kendaraan,” katanya.

Kini, Wakil bersama keluarganya terpaksa menumpang di rumah kerabat. Ia berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk membantu dirinya bangkit kembali.

“Harapan saya ada perhatian dari pemerintah. Ini satu-satunya mata pencaharian saya,” harapnya. (Lid)

Tag