KALBARONLINE.com - Sebuah video viral memperlihatkan seorang anak (gen alpha) di Kecamatan Sepauk, Kalimantan Barat, yang secara spontan menyampaikan keluhannya terkait kondisi jalan di daerahnya yang rusak parah.
Dalam video tersebut, tampak beberapa anak berdiri di jalan berlumpur dan rusak parah. Mereka secara spontan melontarkan kritik yang bahkan menyasar langsung kepada Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.
“Ingin menyampaikan jalan kami yang licak, lecut, karena gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, pingsan. Mikirin kaya sendiri, ngga mikirin masyarakat yang banyak,” ucap salah satu anak dalam video yang beredar luas, dikutip Kamis (26/03/2026).
Tak hanya itu, seorang anak lainnya bahkan membandingkan kinerja Gubernur Kalbar dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Entah percuma jadi gubernur, mending Kang Dedi jadi gubernur dua bulan,” ujarnya.
Kondisi jalan yang rusak memang menjadi persoalan yang sering dikeluhkan masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pusat kota. Infrastruktur yang kurang memadai tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak pada ekonomi dan akses pendidikan.
Reaksi warganet pun beragam. Banyak yang menilai pernyataan tersebut sebagai representasi suara masyarakat kecil yang jarang terdengar, sementara lainnya berharap pemerintah segera memberikan perhatian serius terhada kondisi tersebut. (Lid)
Viral! Gen Alpha di Sepauk Kritik Jalan Rusak, Singgung Kinerja Gubernur Kalbar
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026