KALBARONLINE.com - Memasuki musim kemarau panjang yang diperkirakan BMKG, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Ia meminta agar warga menahan diri dari aktivitas apapun yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama dengan cara membakar lahan.
“Untuk ke depan ada perkiraan dari BMKG bahwa akan terjadi kemarau yang cukup panjang. Maka kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kubu Raya untuk menahan diri, tidak melakukan aktivitas membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.
Sujiwo menegaskan, dampak karhutla sangat luas dan merugikan berbagai sektor. Tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menimbulkan kabut asap yang berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat.
“Dampak kebakaran hutan dan lahan ini sangat luar biasa. Bukan hanya lahan yang terbakar, tetapi juga menimbulkan debu dan asap yang berdampak pada kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kabut asap yang tebal kerap memaksa sekolah diliburkan sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Selain itu, peningkatan kasus penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga menjadi ancaman nyata bagi masyarakat.
“Kalau kabut sudah tebal dan karhutla menyebar, sekolah bisa diliburkan. Ini jelas mengganggu dunia pendidikan. Belum lagi penyakit ISPA dan penyakit lainnya yang berdampak pada kesehatan masyarakat,” paparnya.
Tak hanya itu, sektor transportasi dan perekonomian juga ikut terdampak. Penerbangan dapat terganggu hingga terhenti akibat jarak pandang yang terbatas.
“Penerbangan bisa terhenti, dan itu akan berdampak pada pergerakan ekonomi, investasi, dan sektor lainnya,” tegas Sujiwo.
Ia pun kembali mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla selama musim kemarau. (Lid)
Karhutla Ancam Segalanya, Bupati Sujiwo: Ekonomi hingga Sekolah Bisa Terganggu
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026