KALBARONLINE.com – Akses mobilitas warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, kembali menjadi sorotan. Jalan poros provinsi yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut terpantau mengalami kerusakan di beberapa titik.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hamparan batu kerikil tajam yang berserakan. Kondisi ini diperparah dengan munculnya lubang-lubang kecil di sepanjang badan jalan yang kerap mengecoh pengendara, sehingga pada cuaca panas mengakibatkan jalan berdebu.
Kondisi jalan yang berbatu membuat pengendara, terutama roda dua, harus ekstra waspada. Selain risiko ban selip akibat kerikil, lubang-lubang kecil yang tersebar juga sering tergenang air saat hujan, menjadikannya jebakan yang membahayakan keselamatan.
"Kami harus sangat berhati-hati saat melintas, apalagi kalau malam hari. Kerikilnya lepas-lepas, jadi rawan sekali membuat motor tergelincir," ujar Eko, salah satu warga setempat yang sering melintasi jalur tersebut.
Warga berharap, adanya perhatian serius serta sinergitas pemerintah provinsi dan pemerintah daerah selaku pemangku kebijakan jalan poros ini. Mengingat jalur Rantau Panjang merupakan akses utama menuju pusat kecamatan dan kabupaten, perbaikan diharapkan dapat dilakukan segera sebelum kerusakan meluas menjadi lubang yang lebih besar dan dalam.
Untuk itu, kelancaran infrastruktur jalan di Kayong Utara sangat krusial untuk menekan biaya logistik dan memastikan keamanan masyarakat dalam berkendara sehari-hari. (Sans)
Warga Keluhkan Kondisi Jalan Poros Simpang Hilir
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026