KALBARONLINE.com - Ketersediaan susu UHT full cream di sejumlah ritel modern di Pontianak, Kalimantan Barat, mulai terbatas. Kondisi ini dipicu lonjakan permintaan, termasuk untuk kebutuhan program MBG. Kekosongan stok itu pun dikeluhan oleh warga.
Menindaklanjuti keluhan warga terkait kelangkaan itu, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak melakukan pemantauan langsung ke sejumlah ritel modern terkait ketersediaan susu UHT, pada Selasa (07/04/2026).
Ia menjelaskan, dari hasil pemantauan tersebut diketahui bahwa peningkatan permintaan, khususnya untuk susu UHT varian full cream (plain), menjadi salah satu penyebab stok di pasaran terasa terbatas.
“Memang ada peningkatan permintaan yang cukup tinggi, terutama untuk susu UHT full cream yang banyak digunakan akhir-akhir ini,” ujarnya.
Selain itu, kata Ibrahim, ketersediaan barang juga sangat bergantung pada distribusi dari supplier ke ritel. Ia menyebut adanya kendala dalam proses pengiriman, termasuk antrean kontainer di pelabuhan yang bisa memakan waktu hingga satu hingga dua minggu.
“Distribusi ini juga dipengaruhi faktor transportasi dan kondisi di pelabuhan. Kontainer kadang harus menunggu satu sampai dua minggu sebelum bisa dikirim,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa lonjakan permintaan juga berkaitan dengan kebutuhan program MBG, sehingga pasokan harus dibagi antara kebutuhan program tersebut dan masyarakat umum.
Meski demikian, Ibrahim memastikan stok susu UHT di pasaran masih tersedia, hanya saja belum sepenuhnya mencukupi tingginya permintaan.
“Stok tetap ada, namun apakah mencukupi itu masih dalam proses penyesuaian. Kami harap masyarakat tidak perlu resah,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan varian rasa lain seperti cokelat, vanila, atau stroberi yang masih relatif tersedia di pasaran.
“Tidak hanya full cream, masih banyak pilihan rasa lain yang tersedia dan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat,” tambahnya.
Ibrahim menambahkan, keterbatasan stok juga dipengaruhi oleh kapasitas produksi pabrik yang belum sepenuhnya mampu mengimbangi lonjakan permintaan. Namun, pelaku usaha telah berupaya membagi distribusi agar kebutuhan program MBG dan masyarakat tetap terpenuhi. (Lid)
Diskumdag Pontianak Tinjau Stok Susu UHT Full Cream yang Mulai Terbatas di Supermarket
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026