Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Ibu Histeris di Puskesmas Ambawang, Tak Sengaja Temui Anak Kandung dalam Kondisi Kritis Usai Kecelakaan
Home > Berita > Politik > Ibu Histeris di Puskesmas Ambawang, Tak...
Pontianak

Ibu Histeris di Puskesmas Ambawang, Tak Sengaja Temui Anak Kandung dalam Kondisi Kritis Usai Kecelakaan

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 10 April 2026 - 15:48 WIB
Ibu Histeris di Puskesmas Ambawang, Tak Sengaja Temui Anak Kandung dalam Kondisi Kritis Usai Kecelakaan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

​KALBARONLINE.com – Viral di media sosial sebuah video menyayat hati yang memperlihatkan seorang ibu menangis histeris di Puskesmas Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (08/04/2026).

​Peristiwa itu terjadi saat sang ibu tanpa sengaja bertemu dengan anak laki-laki dibawa ke puskesmas tersebut dalam kondisi kritis, ketika ia tengah mengantar anak perempuannya berobat.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya ibu tersebut datang ke puskesmas untuk memeriksakan anak perempuannya. Setelah menjalani pemeriksaan dan mengambil obat di apotek, ia kemudian duduk di depan ruang UGD.

​Tak lama berselang, suasana mendadak ramai ketika sejumlah remaja dari sebuah pesantren datang membawa seorang laki-laki menggunakan sepeda motor. Korban diketahui mengalami luka serius akibat kecelakaan setelah menabrak lubang di jalan.

​Korban dibonceng dalam posisi duduk menyamping oleh teman-temannya menuju Puskesmas Sungai Ambawang.

​Saat korban diturunkan di depan UGD, sang ibu yang berada di lokasi tampak memperhatikan. Seolah memiliki firasat, ia mendekat untuk melihat kondisi korban.

​Betapa terkejutnya ia ketika menyadari bahwa korban kecelakaan tersebut adalah anak kandungnya sendiri.

​Seketika, sang ibu histeris dan berteriak memanggil nama anaknya. Sementara itu, kondisi korban sudah sangat kritis, dengan tanda-tanda sianosis atau kebiruan pada ujung jari tangan dan kaki.

​Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di ruang UGD.

​Pihak tenaga kesehatan setempat turut menyampaikan belasungkawa dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati di jalan, terutama terhadap kondisi jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. (Lid)​

Tag