Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Dugaan Pencabulan Siswa Laki-laki di Muara Pawan Libatkan Oknum Kepsek, Polisi Lakukan Penyelidikan
Home > Berita > Politik > Dugaan Pencabulan Siswa Laki-laki di Mua...
Pontianak

Dugaan Pencabulan Siswa Laki-laki di Muara Pawan Libatkan Oknum Kepsek, Polisi Lakukan Penyelidikan

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Thursday, 16 April 2026 - 16:50 WIB
Dugaan Pencabulan Siswa Laki-laki di Muara Pawan Libatkan Oknum Kepsek, Polisi Lakukan Penyelidikan
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Istimewa)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

​KALBARONLINE.com - Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan seorang oknum kepala sekolah di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, kini tengah bergulir di kepolisian.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Maret 2026 di lingkungan sekolah, tepatnya di ruang kepala sekolah.

​Oknum kepala sekolah berinisial A, yang diketahui memimpin salah satu SMK di wilayah tersebut, diduga melakukan perbuatan itu terhadap seorang siswa laki-laki.

​Kasus ini telah dilaporkan korban ke Polsek Muara Pawan pada 12 Maret 2026 dan saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

​Kasat Reskrim Polres Ketapang, IPTU Dedy Syahputra Bintang, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

​“Sudah ada laporannya di Polsek,” ujarnya, Kamis (16/04/2026).

​Ia menjelaskan, hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

​“Sedang ditangani dan sudah disurati juga ke Dinas Pendidikan agar segera ditindaklanjuti dari sisi profesi yang bersangkutan,” tambahnya.

​Selain itu, beredar informasi adanya dugaan korban lain dalam kasus ini. Namun hingga saat ini, korban lain tersebut disebut belum berani melapor secara resmi.

​Sementara itu, salah seorang guru di sekolah tersebut membenarkan adanya peristiwa tersebut di lingkungan sekolah. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara detail kronologi kejadian.

​“Iya, memang ada kejadian itu di sekolah, tapi untuk detailnya saya kurang tahu pasti,” ungkapnya.

​Guru tersebut juga menyebutkan bahwa oknum kepala sekolah yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak 1 April 2026. (Adi LC)​

Tag