Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Buruh Kecewa, Ria Norsan Tak Temui Massa Saat Aksi Damai May Day 2026 di Kantor Gubernur Kalbar
Home > Berita > Politik > Buruh Kecewa, Ria Norsan Tak Temui Massa...
Pontianak

Buruh Kecewa, Ria Norsan Tak Temui Massa Saat Aksi Damai May Day 2026 di Kantor Gubernur Kalbar

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 01 May 2026 - 13:07 WIB
Buruh Kecewa, Ria Norsan Tak Temui Massa Saat Aksi Damai May Day 2026 di Kantor Gubernur Kalbar
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Aksi damai dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (01/05/2026), diwarnai kekecewaan massa.

Kekecewaan itu muncul setelah Gubernur Kalbar, Ria Norsan, tidak hadir secara langsung menemui para buruh yang telah menyampaikan aspirasi selama kurang lebih empat jam. Padahal, sebelumnya Norsan diketahui sempat menghadiri kegiatan peringatan May Day di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat.

Sejumlah perwakilan buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam aksi menyatakan harapan mereka untuk dapat berdialog langsung dengan gubernur tidak terwujud. Mereka menilai kehadiran kepala daerah penting sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan aspirasi para pekerja.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan berbagai tuntutan terkait isu ketenagakerjaan, mulai dari peningkatan kesejahteraan buruh, penolakan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, hingga perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.

Koordinator SPARKA Aliansi Gerakan Reforma Agraria, Raden Deden Fajaruloh, mewakili para buruh, menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap sikap pemerintah yang dinilai tidak responsif terhadap aspirasi rakyat.

Ia menyebut, kekecewaan tersebut merupakan akumulasi dari berbagai persoalan yang belum terselesaikan, seperti konflik agraria, rendahnya upah, hingga tingginya harga kebutuhan pokok di sejumlah daerah.

“Kami kecewa karena harapan untuk berdialog langsung tidak terwujud. Ini menjadi gambaran bahwa aspirasi rakyat belum sepenuhnya didengar,” ujarnya.

Meski gubernur tidak hadir, aksi tetap berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.

Hingga aksi berakhir, massa membubarkan diri secara damai sambil berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan. (Lid)

Tag