Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
anthony sinisuka ginting
Angkat Koper Lebih Awal, Anthony Ginting Tersingkir di Pontianak Indonesia Masters 2026
Angkat Koper Lebih Awal, Anthony Ginting Tersingkir di Pontianak Indonesia Masters 2026
Wednesday, 02/09/2026

KALBARONLINE.com – Pebulutangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus mengangkat koper lebih awal dari ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Ginting yang kini menempati peringkat 47 dunia takluk dari wakil Chinese Taipei, Cheng Ju-Sheng, pada babak 32 besar yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Rabu, 2 September 2026.

Bermain dua gim langsung, Ginting harus mengakui ketangguhan Cheng Ju-Sheng dengan skor 15-21, 17-21.

Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat secara peringkat dunia Ginting berada jauh di atas lawannya. Cheng Ju-Sheng saat ini menempati peringkat 98 dunia.

Pada gim pertama, Ginting langsung tertinggal 1-7. Perlahan ia mencoba mengejar dan memperkecil ketertinggalan menjadi 5-9.

Namun, Cheng mampu menjaga keunggulannya. Ginting kembali tertinggal 7-11, kemudian 12-16 hingga 13-19.

Upaya Ginting untuk membalikkan keadaan belum membuahkan hasil. Cheng akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-15.

Memasuki gim kedua, situasi tak banyak berubah. Ginting kembali tertinggal 1-7 dan harus bekerja keras mengejar perolehan poin lawannya.

Tertinggal 7-11, Ginting perlahan menemukan permainan dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 13-13.

Momentum tersebut sempat membuka peluang bagi Ginting untuk membalikkan keadaan. Namun, Cheng kembali menjauh hingga 14-19.

Ginting akhirnya harus mengakui keunggulan wakil Chinese Taipei tersebut setelah Cheng mengamankan gim kedua dengan skor 21-17.

Usai pertandingan, Ginting mengakui lawannya mampu bermain cukup baik. Di sisi lain, ia merasa banyak melakukan kesalahan sendiri dan tidak mampu menemukan ritme permainan yang diharapkan.

“Hari pertama musuh memainkan cukup baik. Sebaliknya saya banyak melakukan kesalahan sendiri, kurang bisa menemukan ritme dan strategi yang tepat,” ujar Ginting.

Menurutnya, sebelum pertandingan ia sebenarnya sudah memiliki gambaran mengenai strategi yang akan diterapkan. Namun, situasi di lapangan membuat rencana tersebut tidak berjalan maksimal.

“Semalam ada gambaran hari ini mau main apa. Cuma tadi begitu di lapangan dari awal sampai akhir, sempat ketemu caranya, cuma hilang lagi,” katanya.

Ginting juga mengakui kondisi kabut asap yang menyelimuti Pontianak turut terasa saat pertandingan berlangsung. Meski demikian, ia menyebut tidak ada kendala berarti lainnya dari faktor luar lapangan.

“Nggak ada sih, paling cuma itu doang asap ya, cukup berasa juga hari ini di lapangan,” ungkapnya.

Bagi Ginting, Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 juga menjadi penampilan pertamanya di level turnamen Super 100. Sementara sejumlah pemain lainnya telah lebih dahulu tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang berlangsung sepekan sebelumnya.

“Saya baru main di Super 100 ini, kalau yang lain sudah banyak di Challenge kemarin. Jadi memang sisanya tidak ada, semua aman kayak biasanya,” jelasnya.

Kekalahan ini membuat Ginting harus mengakhiri perjuangannya di Pontianak pada babak 32 besar. Sementara Cheng Ju-Sheng melangkah ke babak berikutnya setelah mampu menundukkan salah satu pemain berpengalaman Indonesia tersebut.

Kegagalan Ginting menjadi salah satu kejutan pada babak 32 besar Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Turnamen yang berlangsung hingga 6 September 2026 ini mempertemukan ratusan atlet dari berbagai negara dalam persaingan memperebutkan gelar, hadiah, dan poin ranking BWF.

Ginting Waspadai Faktor di Luar Lapangan Jelang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026
Ginting Waspadai Faktor di Luar Lapangan Jelang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026
Monday, 31/08/2026

KALBARONLINE.com - Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memastikan persiapannya menghadapi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 berjalan lancar.

Hal tersebut disampaikan Ginting dalam konferensi pers Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 di Hotel Aston Pontianak, Senin (31/8/2026).

Ginting mengatakan kondisi fisik dan kesehatannya saat ini dalam keadaan baik. Ia juga telah mendapat kesempatan menjajal lapangan pertandingan untuk beradaptasi sebelum turnamen dimulai.

“Puji Tuhan sejauh ini persiapannya berjalan lancar, baik dari sisi fisik dan kesehatan. Kondisi fit, tidak cedera, dan tadi pagi dapat kesempatan untuk adaptasi dan coba lapangan pertandingan seperti apa,” ujar Ginting.

Menurutnya, tidak banyak perbedaan kondisi lapangan dengan pertandingan-pertandingan yang pernah dijalaninya. Namun, ia menilai hal terpenting adalah menjaga fokus agar situasi di luar lapangan tidak memengaruhi penampilannya.

“Tidak banyak perbedaan dengan pertandingan-pertandingan lainnya. Hanya saja fokus utamanya jangan sampai keadaan yang di luar lapangan bisa memengaruhi performa di lapangan,” katanya.

Ginting memilih fokus pada hal-hal yang berada dalam kendalinya, termasuk mencari solusi selama pertandingan dan terus berdiskusi dengan pelatih.

“Fokusnya cari solusinya terus, jadi tidak terlalu memikirkan masalah atau situasi yang di luar kendali saya pribadi,” ujarnya.

Ia berharap dapat tampil maksimal sejak pertandingan pertama hingga babak-babak berikutnya.

“Jadi tinggal di lapangannya lihat nanti. Sama lawannya lihat nanti. Kita diskusi terus dengan pelatih. Semoga dari hari pertama sampai hari-hari berikutnya bisa memberikan yang terbaik,” tutur Ginting.

Selain persiapan, Ginting juga mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat Pontianak terhadap turnamen bulu tangkis internasional.

Ia mendapat cerita dari sejumlah rekannya yang telah bertanding pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 pekan sebelumnya. Ginting juga sempat menyaksikan pertandingan melalui siaran langsung.

“Kemarin saya nonton di livestream juga, informasinya (stadion) full. Tadi ngobrol juga dengan Rian, antusiasmenya masyarakatnya bisa dibilang seperti event besar lainnya,” katanya.

Ginting mengaku cukup terkesan melihat antusiasme masyarakat Pontianak yang begitu tinggi terhadap pertandingan bulu tangkis internasional.

“Jadi saya pribadi cukup amaze dengan antusiasme warga Pontianak,” ungkapnya. (Lid)