Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
asean para games
Prestasi Tanpa Batas, Atlet Paralimpik Kalbar Sumbang Enam Emas untuk Indonesia
Prestasi Tanpa Batas, Atlet Paralimpik Kalbar Sumbang Enam Emas untuk Indonesia
Friday, 30/01/2026

KALBARONLINE.com – Kalimantan Barat kembali menorehkan kebanggaan di kancah olahraga internasional. Atlet-atlet paralimpik asal Bumi Khatulistiwa yang berlaga di Asean Para Games ke-13 di Thailand berhasil mengharumkan nama Indonesia sekaligus Kalbar melalui capaian prestasi yang luar biasa.

Sebanyak enam atlet Kalbar yang tergabung dalam kontingen Indonesia pada ajang olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara tersebut. Dari jumlah tersebut, atlet-atlet Kalbar mampu menyumbangkan total 16 medali, terdiri dari enam medali emas, tiga perak, dan tujuh perunggu.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa atlet paralimpik Kalbar memiliki kualitas, daya juang, serta mental bertanding yang mampu bersaing di level internasional.

Enam medali emas yang dipersembahkan atlet Kalbar menjadi kontribusi penting bagi Indonesia. Prestasi tersebut sekaligus menegaskan peran Kalbar sebagai salah satu daerah penyumbang medali emas bagi Merah Putih di Asean Para Games ke-13 Thailand.

Rincian perolehan medali dari atlet Kalbar menunjukkan hasil yang sangat membanggakan. Atlet Januari berhasil menyumbangkan tiga medali emas dan satu perunggu. Fauzi Purwolaksono meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Kemudian M Mabruk Arib Dzaky menyumbang satu medali emas. Cici Juliani meraih satu emas dan satu perunggu. Sementara Abdul Hadi menyumbang satu perak, dan Simpson Abraham S menambah koleksi medali dengan satu perak dan empat perunggu.

Kepulangan para pahlawan olahraga Kalbar tersebut disambut penuh rasa haru dan bangga oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Sugeng Hariadi, menyambut langsung para atlet di VIP Bandara Supadio Pontianak, Kamis (29/01/2026).

Dalam suasana penyambutan yang penuh kehangatan, Sugeng Hariadi menyampaikan rasa syukur atas prestasi luar biasa yang ditorehkan atlet paralimpik Kalbar. Ia juga menyampaikan salam dan apresiasi langsung dari Gubernur Kalbar, Ria Norsan, kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah dan bangsa.

Sugeng menegaskan, bahwa raihan enam medali emas, tiga perak, dan tujuh perunggu dari enam atlet Kalbar, merupakan prestasi yang sangat luar biasa dan patut mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh masyarakat Kalbar.

"Dari enam orang atlet dari Kalbar berhasil memperoleh medali enam emas tiga perak dan tujuh perunggu, enam orang memperoleh total 16 medali ini sangat sangat luar biasa dan patut kita apresiasi," kata Sugeng.

Ia berharap, capaian ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi hingga mampu menembus level yang lebih tinggi, termasuk paralimpiade.

Sugeng juga menyampaikan harapan besar Pemerintah Provinsi Kalbar, agar atlet-atlet paralimpik daerah terus memperkuat kontingen Indonesia pada ajang-ajang internasional berikutnya. Pada tahun ini, Asean Para Games akan kembali digelar di Kuala Lumpur, dan Kalbar diharapkan kembali menyumbangkan atlet-atlet terbaiknya.

Lebih jauh, Sugeng mengajak seluruh masyarakat Kalbar untuk memberikan dukungan kepada atlet paralimpik daerah. Dukungan tersebut, menurutnya, tidak selalu harus dalam bentuk materi, tetapi juga doa dan semangat agar para atlet dapat terus berlatih dengan baik dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.

"Mari kita mendoakan atlet kita bisa berlatih dengan baik bisa berprestasi sehingga kedepan mereka prestasinya lebih meningkat lagi," ajak Sugeng.

Prestasi enam medali emas yang disumbangkan atlet Kalbar di Asean Para Games ke-13 Thailand menjadi simbol keberhasilan pembinaan olahraga disabilitas di Kalimantan Barat. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa atlet paralimpik Kalbar tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi sebagai penentu prestasi Indonesia di tingkat Asia Tenggara. (Lid)

Penuh Bangga, Sugeng Hariadi Sambut Atlet Kalbar Peraih Medali Asean Para Games
Penuh Bangga, Sugeng Hariadi Sambut Atlet Kalbar Peraih Medali Asean Para Games
Friday, 30/01/2026

KALBARONLINE.com - Suasana haru bercampur bangga menyelimuti ruang VIP Bandara Supadio Pontianak, Kamis (29/01/2026). Enam atlet paralimpik asal Kalimantan Barat (Kalbar) yang baru saja mengharumkan nama Indonesia pada Asean Para Games ke-13 di Thailand akhirnya kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran.

Mereka pulang bukan sekadar sebagai atlet, melainkan sebagai pahlawan olahraga Kalbar.

Senyum lelah namun penuh kebanggaan terpancar dari wajah para atlet saat disambut langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Sugeng Hariadi. Tepuk tangan, pelukan hangat, serta ucapan selamat mengiringi momen kepulangan yang sarat emosi tersebut.

Dari ajang internasional bergengsi itu, enam atlet Kalbar berhasil mempersembahkan 16 medali untuk Indonesia, terdiri dari enam emas, tiga perak, dan tujuh perunggu. Sebuah capaian luar biasa yang menjadi bukti kerja keras, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah para atlet paralimpik Kalbar.

Prestasi itu diraih oleh Januari dengan tiga emas dan satu perunggu, Fauzi Purwolaksono dengan satu emas, satu perak, dan satu perunggu, M. Mabruk Arib Dzaky dengan satu emas, Cici Juliani satu emas dan satu perunggu, Abdul Hadi satu perak, serta Simpson Abraham S dengan satu perak dan empat perunggu.

Dalam suasana penuh kehangatan itu, Sugeng Hariadi tak kuasa menyembunyikan rasa bangga. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para atlet yang telah membawa harum nama Kalimantan Barat di mata dunia.

“Kita semua patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Atlet-atlet paralimpik Kalbar telah menorehkan prestasi luar biasa. Saya menyampaikan salam dan rasa bangga dari Bapak Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kepada seluruh atlet atas perjuangan dan pengabdian mereka,” ujar Sugeng dengan nada penuh haru.

Menurutnya, raihan 16 medali dari enam atlet bukan sekadar angka, melainkan simbol semangat juang, disiplin, dan keteguhan hati para atlet yang terus berlatih dalam berbagai keterbatasan.

“Enam atlet dari Kalbar, enam belas medali. Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi dan membanggakan daerah,” tegasnya.

Sugeng berharap, prestasi tersebut menjadi pemantik semangat, bukan hanya bagi para atlet yang baru pulang bertanding, tetapi juga bagi generasi muda Kalimantan Barat agar berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi tertinggi.

“Saya berharap prestasi ini tidak membuat mereka cepat berpuas diri. Justru menjadi motivasi untuk terus berlatih, berkembang, dan bermimpi lebih tinggi hingga ke ajang Paralimpiade,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung rencana Asean Para Games berikutnya yang akan digelar di Kuala Lumpur, seraya berharap atlet paralimpik Kalbar kembali mendapat kepercayaan untuk memperkuat kontingen Indonesia dan mengulang bahkan melampaui prestasi sebelumnya.

Di akhir penyambutan, Sugeng mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk terus memberikan dukungan moral kepada para atlet paralimpik.

“Mari kita dukung atlet-atlet kita. Doa dan semangat dari masyarakat Kalbar adalah energi besar bagi mereka untuk terus berlatih dan berprestasi. Mereka adalah kebanggaan kita semua,” tutup Sugeng.

Kepulangan para atlet paralimpik ini bukan hanya membawa medali, tetapi juga membawa harapan, inspirasi, dan keyakinan bahwa Kalimantan Barat mampu melahirkan juara-juara dunia yang mengharumkan nama bangsa. (Lid)