Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
bahasan
Hari Jadi ke-255 Pontianak, Bahasan Ajak Warga Teladani Perjuangan Pendiri Kota
Hari Jadi ke-255 Pontianak, Bahasan Ajak Warga Teladani Perjuangan Pendiri Kota
Thursday, 22/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak sebagai kesempatan untuk menelusuri sejarah sekaligus meneladani perjuangan para pendiri kota.

Ajakan tersebut disampaikan Bahasan seusai berziarah ke Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kota Pontianak, Kamis (22/10/2026).

“Ini agenda rutin setiap tahun untuk menapak tilas dan meneladani perjuangan para pendiri Kota Pontianak yang telah mendahului kita,” ujarnya.

Menurut Bahasan, ziarah bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendiri kota.

“Kita harus meneruskan perjuangan beliau-beliau, para pendiri Kota Pontianak, sekaligus bersyukur karena di usia ke-255 ini Pontianak terus eksis, terus berdaya saing, serta tetap aman, rukun dan damai,” katanya.

Ia menambahkan, semangat Hari Jadi Pontianak tahun ini mengusung nilai tangguh dan bersahabat. Nilai tersebut dinilai relevan dengan karakter Pontianak sebagai kota yang majemuk dan heterogen.

Menurutnya, banyak nilai kepemimpinan yang dapat dipetik dari para sultan dan pendiri Pontianak, terutama dalam menjaga keamanan, kerukunan, serta kemampuan mengayomi seluruh lapisan masyarakat.

“Yang bisa kita teladani adalah bagaimana memimpin sebuah wilayah dengan aman dan rukun, mengayomi masyarakat, serta berjuang agar pembangunan memberikan dampak kesejahteraan bagi seluruh warga,” jelasnya.

Bahasan menilai keberagaman masyarakat Pontianak harus menjadi kekuatan untuk membangun kota secara bersama-sama. Perbedaan yang ada diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghargai.

Memasuki usia ke-255, ia berharap Pontianak terus bergerak maju dan mampu bersaing dengan daerah lain dalam pembangunan.

“Harapan kita Pontianak terus maju, terus berdaya saing dengan daerah lain, kemudian masyarakatnya semakin makmur, rukun dan damai. Itu yang kita harapkan bersama,” katanya.

Bahasan juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap pelestarian kawasan bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan berdirinya Kota Pontianak.

Menurutnya, penataan dan pembangunan kawasan tersebut mendapat dukungan pemerintah pusat melalui APBN. Sementara itu, Pemkot Pontianak juga terus memberikan dukungan melalui APBD setiap tahun.

“Dari APBD kita tetap memberikan dukungan setiap tahunnya. Kawasan seperti ini penting karena bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan panjang Kota Pontianak,” ujarnya.

Ia berharap ziarah agung dapat terus menjadi tradisi yang mendekatkan masyarakat dengan sejarah kota sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Pontianak.

“Dengan mengenal sejarahnya, kita semakin memahami bagaimana kota ini dibangun dan apa yang harus kita teruskan untuk generasi berikutnya,” pungkasnya. (*)

Lomba Mancing di Sungai Jawi Diikuti 3.000 Peserta, Bahasan Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai
Lomba Mancing di Sungai Jawi Diikuti 3.000 Peserta, Bahasan Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai
Sunday, 18/10/2026

KALBARONLINE.com – Ribuan pemancing memadati kawasan Sungai Jawi, Jalan Puskesmas Pal III, Pontianak, Minggu (18/10/2026). Lomba memancing yang digelar Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kalimantan Barat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak masyarakat menjadikan kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, penyaluran hobi positif, serta momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan sungai.

“Perlombaan memancing ini bukan sekadar mencari siapa yang paling cepat atau mendapatkan ikan paling besar. Lebih dari itu, ini menjadi wadah bagi kita untuk bersilaturahmi, berbagi cerita dan menyalurkan hobi yang positif,” ujarnya.

Menurut Bahasan, memancing juga mengajarkan nilai kesabaran. Seluruh peserta, baik yang telah berpengalaman maupun yang baru menekuni hobi tersebut, memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati perlombaan.

Ia mengingatkan peserta agar menjaga sportivitas selama kegiatan berlangsung. Suasana kekeluargaan, menurutnya, harus menjadi nilai utama dalam kegiatan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Barat tersebut.

Bahasan juga memanfaatkan momentum itu untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan Sungai Jawi dan saluran air di Kota Pontianak.

“Yang paling utama, saya berharap kita tetap menjaga kebersihan Sungai Jawi. Sungai dan parit yang ada di Kota Pontianak harus kita rawat bersama,” tegasnya.

Ia menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat di kawasan sungai dapat menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan. Ketika masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap sungai, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian fungsinya akan lebih mudah dilakukan secara bersama-sama.

Antusiasme masyarakat terhadap perlombaan tersebut terbilang tinggi. Berdasarkan informasi dari panitia, jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 orang yang berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

“Antusiasmenya luar biasa. Menurut panitia, pesertanya kurang lebih tiga ribu orang. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa semakin besar dan semakin terbuka bagi masyarakat,” katanya.

Bahasan berharap lomba memancing dapat terus dikembangkan sebagai agenda kegiatan masyarakat, terutama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pontianak. Selain menjadi hiburan, kegiatan berbasis komunitas dinilai mampu memperkuat interaksi sosial dan menghidupkan kawasan kota.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kesabaran, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan adalah nilai yang kita ingin bawa dari kegiatan ini. Mudah-mudahan Sungai Jawi tetap terjaga dan masyarakat juga semakin kompak,” pungkasnya. (*)

Disinggung Gabung PAN untuk Persiapan Pilwako Pontianak 2029, Bahasan: No Comment
Disinggung Gabung PAN untuk Persiapan Pilwako Pontianak 2029, Bahasan: No Comment
Friday, 16/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan langkah politiknya pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Pontianak 2029.

Saat ditanya mengenai kemungkinan maju dalam Pilwako Pontianak 2029, Bahasan memilih tidak memberikan komentar.

“Kalau untuk Pilwako, no comment,” kata Bahasan singkat usai menerima kartu tanda anggota (KTA) dan mengenakan seragam PAN di Kantor DPW PAN Kalimantan Barat, Kamis (15/10/2026).

Bahasan mengatakan, untuk saat ini dirinya ingin fokus membesarkan partai agar mampu bersaing dengan partai politik lain melalui jalur konstitusional.

“Kita bekerja dulu untuk membesarkan partai agar bisa bersaing dengan partai-partai lain secara konstitusional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Kalbar, Boyman Harun, menyambut baik bergabungnya Bahasan. Ia menyebut PAN juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung perjalanan karier politik Bahasan ke depan.

“Dengan bergabungnya beliau bersama PAN, partai juga memiliki tanggung jawab besar untuk mendukung karier politiknya, baik sebagai wali kota maupun untuk jenjang kepemimpinan lainnya di Kalimantan Barat,” kata Boyman.

Ia menambahkan, setiap politisi memiliki cita-cita politik, termasuk menduduki jabatan legislatif maupun eksekutif. Namun, menurut Boyman, kepercayaan masyarakat menjadi hal penting yang harus diperjuangkan melalui kerja dan manfaat nyata bagi rakyat.

Boyman juga memberi sinyal bahwa akan ada tokoh lain yang menyusul bergabung dengan PAN.

“Menyusul nanti. Insyaallah, akan ada kejutan lagi,” ujarnya. (Lid)

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan Resmi Gabung PAN, Singgung Pilkada 2029
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan Resmi Gabung PAN, Singgung Pilkada 2029
Thursday, 15/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN), Kamis (15/10/2026). Ia mengaku tertarik bergabung karena menilai program-program yang diperjuangkan partai tersebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kota Pontianak.

Bergabungnya Bahasan ditandai dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) dan pemakaian seragam PAN yang diserahkan langsung Ketua DPW PAN Kalimantan Barat, Boyman Harun, di Kantor DPW PAN Kalbar. Kegiatan tersebut turut disaksikan Sekretaris DPW PAN Kalbar, Zulpydar Zaidar Mochtar, serta jajaran pengurus lainnya.

“Alhamdulillah, pada kesempatan hari ini kami sudah resmi bergabung, menerima KTA, serta mengenakan seragam Partai Amanat Nasional (PAN). Ini merupakan awal bagi kami untuk berjuang bersama PAN,” ujar Bahasan.

Ia mengatakan, ketertarikannya bergabung dengan PAN berawal dari komunikasi yang dibangun Boyman Harun. Bahasan juga menilai program-program yang diperjuangkan Boyman sebagai anggota DPR RI Komisi V telah membantu masyarakat Kalimantan Barat, termasuk warga Kota Pontianak.

“Di Kota Pontianak sendiri, sudah banyak program beliau yang diagendakan. Sehingga, masyarakat Kota Pontianak juga sangat terbantu,” katanya.

Setelah resmi menjadi kader PAN, Bahasan menegaskan akan berupaya membesarkan partai agar mampu bersaing dengan partai politik lainnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan langkah politiknya pada Pilkada 2029, Bahasan memilih tidak memberikan komentar lebih jauh.

“Kalau untuk Pilkada, no comment. Kita bekerja dulu untuk membesarkan partai agar bisa bersaing dengan partai-partai lain secara konstitusional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Kalbar, Boyman Harun, menyambut bergabungnya Bahasan sebagai tambahan kekuatan bagi partai. Menurutnya, kehadiran tokoh yang memiliki posisi di pemerintahan dapat memperluas manfaat yang diberikan PAN kepada masyarakat.

“Semakin banyak manfaat yang diberikan kepada masyarakat, semakin banyak pula rakyat yang menyukai Partai Amanat Nasional (PAN), karena partai ini banyak memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Boyman.

Ia mengungkapkan, Bahasan telah bertemu langsung dengan Ketua Umum PAN yang menyambut baik keputusannya bergabung dengan partai tersebut. Boyman juga menyebut keselarasan program menjadi salah satu alasan Bahasan memilih PAN.

Boyman menambahkan, PAN memiliki tanggung jawab untuk mendukung perjalanan politik kadernya. Namun, ia menekankan agar setiap kader tetap menjalankan perjuangan sesuai garis partai dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Pesan saya, mari bergabung dan berjuang bersama Partai Amanat Nasional. Laksanakan tugas sebagai kader sesuai dengan garis perjuangan partai, anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga. Bergerak cepat dan bantu rakyat,” tuturnya.

Boyman juga memberi sinyal akan ada tokoh lain yang menyusul bergabung dengan PAN di Kalimantan Barat.

“Menyusul nanti. Insyaallah, akan ada kejutan lagi,” pungkasnya. (Lid)

Bahasan Targetkan Setiap Kelurahan di Pontianak Punya RW Berbasis ProKlim
Bahasan Targetkan Setiap Kelurahan di Pontianak Punya RW Berbasis ProKlim
Thursday, 15/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mendorong Program Kampung Iklim (ProKlim) berkembang menjadi gerakan nyata masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Menurutnya, perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan kondisi yang sudah dirasakan saat ini, mulai dari peningkatan suhu, cuaca tidak menentu, hingga pasang air laut yang memicu genangan di sejumlah wilayah.

“Kita membutuhkan gerakan bersama yang masif dan dimulai dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat, yaitu RT, RW, dan kelurahan,” ujarnya saat membuka Sosialisasi Program Kampung Iklim Kota Pontianak Tahun 2026 di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (15/10/2026).

Bahasan mengatakan, ProKlim menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Upaya tersebut dapat dimulai dari kegiatan sederhana, seperti penghijauan pekarangan, pemanenan air hujan, menjaga parit dan sungai, mengelola sampah dengan konsep 3R, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga menghemat energi dan air.

Ia menargetkan setiap kelurahan di Kota Pontianak dapat melahirkan sedikitnya satu hingga dua RW berbasis ProKlim. Dengan total 29 kelurahan, target tersebut diharapkan mampu membentuk puluhan kawasan tangguh iklim baru secara bertahap.

“Saya ingin minimal satu sampai dua RW berbasis ProKlim lahir di setiap kelurahan. Camat dan lurah harus menjadi motor penggerak, identifikasi potensi lokal, rangkul pemuda, PKK, tokoh masyarakat dan seluruh warga,” katanya.

Bahasan menilai Pontianak memiliki modal yang cukup baik untuk mengembangkan program tersebut. Pada 2025, tiga kawasan di Kota Pontianak memperoleh penghargaan ProKlim dari Kementerian Lingkungan Hidup, yakni RW 27 Kampung Tangguh Bencana Siantan Hulu, RW 15 Kampung Tenun Batu Layang, serta RW 33 Kampung Gambut Siantan Hilir.

Capaian tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi wilayah lain untuk mengembangkan praktik serupa. Menurut Bahasan, keberhasilan yang telah diraih tidak boleh membuat masyarakat berpuas diri, tetapi harus mendorong semakin luasnya keterlibatan warga dalam menghadapi perubahan iklim.

“Prestasi ini jangan membuat kita puas. Justru harus menular ke RW lain. Kita ingin ProKlim menjadi kebutuhan dan budaya hidup baru masyarakat,” tutupnya. (*)

Wakil Wali Kota Pontianak Salurkan Bantuan untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Siantan Hilir
Wakil Wali Kota Pontianak Salurkan Bantuan untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Siantan Hilir
Tuesday, 13/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyerahkan bantuan kepada dua keluarga korban kebakaran di Gang Pelita, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Selasa (13/10/2026). Kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya, Senin (12/10/2026), mengakibatkan rumah kedua keluarga mengalami kerusakan.

Dua kepala keluarga yang menerima bantuan tersebut adalah Hadi Syamsidi dan Maming Toya. Hadi tinggal bersama lima anggota keluarganya, sedangkan Maming tinggal bersama empat anggota keluarga.

Bahasan menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami kedua keluarga. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Pontianak untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, terutama pada masa awal setelah kebakaran.

“Musibah seperti ini tentu tidak kita inginkan. Pemerintah hadir untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga yang terdampak, terutama pada masa-masa awal setelah kejadian,” ujarnya.

Bantuan disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Pontianak berupa perlengkapan kedaruratan dan kebutuhan dasar bagi masing-masing keluarga. Bahasan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sementara selama keluarga melakukan pemulihan pascakebakaran.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Hal itu dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi instalasi listrik, penggunaan peralatan rumah tangga, serta sumber api di dalam rumah.

“Yang terpenting sekarang keluarga yang terdampak bisa segera bangkit. Kita berharap ada dukungan dari lingkungan sekitar, karena dalam kondisi seperti ini kepedulian dan gotong royong sangat dibutuhkan,” katanya.

Bahasan menambahkan, Pemerintah Kota Pontianak akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan untuk memantau kondisi warga terdampak serta mengidentifikasi kebutuhan lanjutan yang diperlukan.

“Semoga keluarga yang mendapat musibah diberikan kekuatan dan dapat segera kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (*)

Pasar Murah dan UMKM Meriahkan Gelar Dagang Berjaya di Akcaya Pontianak
Pasar Murah dan UMKM Meriahkan Gelar Dagang Berjaya di Akcaya Pontianak
Friday, 09/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mendorong penguatan kegiatan pasar murah dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gelar Dagang Berjaya yang berlangsung di halaman Kantor Lurah Akcaya, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pasar murah, produk UMKM, pembagian hadiah, serta penyerahan bantuan kepada masyarakat. Warga, terutama kaum ibu, terlihat antusias mengikuti kegiatan sejak pagi.

Bahasan mengapresiasi keterlibatan pelaku UMKM dan Koperasi Merah Putih dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar aktivitas ekonomi masyarakat terus berkembang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada UMKM dan Koperasi Merah Putih yang sudah bersama-sama dalam kegiatan ini. Kita ingin kegiatan ekonomi warga seperti ini terus hidup dan berkembang,” ujar Bahasan.

Ia mengatakan, pasar murah menjadi salah satu daya tarik karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.

Selain membantu konsumen, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pemasaran bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan menjangkau pembeli yang lebih luas.

Bahasan berharap kegiatan serupa terus digelar di tingkat kelurahan dan kecamatan agar pelaku usaha kecil memiliki lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan penjualan. Dengan demikian, perputaran ekonomi diharapkan tidak hanya terpusat di kawasan perdagangan, tetapi juga tumbuh di lingkungan permukiman.

Gerakan Ekonomi Warga melalui kegiatan seperti Gelar Dagang Berjaya melibatkan pemerintah kelurahan, kecamatan, koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat.

“Yang terpenting kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata, baik membantu masyarakat berbelanja lebih terjangkau maupun membuka ruang bagi UMKM untuk terus tumbuh,” pungkasnya. (*)

Bahasan Dorong Pelatihan Life Skill untuk Warga di Kawasan Rawan Narkoba Pontianak
Bahasan Dorong Pelatihan Life Skill untuk Warga di Kawasan Rawan Narkoba Pontianak
Tuesday, 06/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menilai persoalan narkoba tidak hanya berkaitan dengan hukum dan keamanan, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial serta masa depan individu, keluarga dan lingkungan masyarakat.

Karena itu, menurut Bahasan, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, termasuk melalui pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

Ia menilai pelatihan serupa dapat disandingkan dengan berbagai program pelatihan yang selama ini berjalan di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, terutama untuk menyasar masyarakat di kawasan yang dinilai rawan terhadap peredaran gelap narkoba.

“Pemerintah Kota Pontianak juga memiliki program pelatihan-pelatihan yang terus berjalan dari tahun ke tahun. Ini bisa diarahkan kepada warga masyarakat yang berada di titik-titik rawan terjadinya peredaran gelap narkoba di Kota Pontianak,” jelasnya saat membuka Bimbingan Teknis Life Skill pada Kawasan Rawan Narkotika di Kota Pontianak Tahun 2026, Selasa (6/10/2026).

Bahasan mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak tersebut. Menurutnya, program seperti ini dapat melengkapi berbagai kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang selama ini dilakukan Pemkot Pontianak bersama BNN melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

“Kami sudah mengadakan beberapa agenda kegiatan bersama BNN melalui Kesbangpol, yaitu sosialisasi tentang bahaya narkoba, tentang kerugian orang yang terlibat dengan narkoba, serta banyak hal yang disampaikan para narasumber,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Pontianak AKBP Adiyono Dwi Waluyo menegaskan bahwa pendekatan terhadap pengguna narkoba tidak berhenti pada penindakan. Menurutnya, pengguna perlu mendapat kesempatan untuk pulih melalui rehabilitasi dan pembinaan.

“Kita mengedepankan bahwa pengguna narkoba itu bukan tersangka. Kita wajib untuk merehabilitasi dan memberikan kesempatan kepada mereka, terutama mantan pengguna yang telah sembuh,” ujarnya.

Salah satu bentuk pembinaan dilakukan melalui pelatihan agar mantan pengguna memiliki kemampuan untuk kembali produktif dan membangun usaha. BNN tidak hanya memiliki tugas pemberantasan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk membina mereka yang pernah terjerumus sebagai pengguna agar dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

Adiyono menegaskan, pendekatan terhadap pengguna berbeda dengan pengedar. Pengguna diarahkan untuk rehabilitasi dan pembinaan, sedangkan terhadap pelaku peredaran narkoba tetap dilakukan penegakan hukum secara tegas.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BNN dan masyarakat dapat membuat program pencegahan, rehabilitasi dan pembinaan berjalan beriringan. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga memiliki keterampilan sebagai modal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif. (*)

Bahasan Minta Jembatan Gang Karya Tani 3 Segera Diperbaiki, Tak Boleh Tunggu Tahun Depan
Bahasan Minta Jembatan Gang Karya Tani 3 Segera Diperbaiki, Tak Boleh Tunggu Tahun Depan
Sunday, 04/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan meminta jembatan atau gertak yang menghubungkan akses menuju Gang Karya Tani 3 segera diperbaiki. Jembatan tersebut menjadi salah satu persoalan infrastruktur yang ditemukan saat kegiatan gotong royong di kawasan Jalan Pelabuhan Rakyat, Gang Karya Tani 3 dan Gang Usaha Bersama 1, Minggu (4/10/2026).

Dari hasil peninjauan langsung, kondisi jembatan dinilai perlu segera ditangani agar akses warga tetap aman dan lancar. Bahasan meminta Dinas PUPR melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) menindaklanjutinya menggunakan dana perawatan rutin.

“Ini sudah kita lihat langsung kondisinya. Saya minta Dinas PUPR melalui bidang SDA untuk segera menindaklanjuti dengan dana perawatan rutin,” ujarnya.

Bahasan mengatakan, perbaikan diharapkan tidak perlu menunggu penganggaran tahun berikutnya. Menurutnya, akses tersebut cukup penting karena digunakan warga untuk berbagai keperluan sehari-hari, termasuk dalam kondisi darurat.

“Kalau ambulans mau masuk membawa orang sakit, akses ini harus bisa dilalui. Begitu juga kalau ada kondisi darurat seperti kebakaran,” katanya.

Selain jembatan, Bahasan menyoroti kondisi saluran primer di sekitar kawasan tersebut. Ia meminta pengerukan dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan.

Menurut Bahasan, kegiatan gotong royong seharusnya tidak berhenti pada pembersihan lingkungan, tetapi juga menghasilkan tindak lanjut terhadap persoalan yang ditemukan di lapangan.

“Gotong royong ini jangan hanya menjadi seremoni. Minimal ada persoalan yang bisa langsung kita tindak lanjuti dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” katanya.

Ia menilai kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan penting untuk menangkap kebutuhan masyarakat yang terkadang belum tersampaikan melalui jalur formal.

Bahasan juga meminta camat, lurah, dan perangkat daerah terkait terus memantau proses penanganan agar persoalan yang ditemukan saat gotong royong benar-benar ditindaklanjuti.

“Kalau ada yang masih belum tertangani, sampaikan dan laporkan. Kita ingin setiap kegiatan seperti ini punya hasil konkret,” ujarnya.

Bahasan berharap semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga, terutama dalam merawat lingkungan dan menyelesaikan persoalan infrastruktur di tingkat lingkungan.

“Kalau kita kompak, persoalan-persoalan seperti ini bisa lebih cepat kita selesaikan bersama,” pungkasnya. (*)

Tanjung Hulu Juara Bahasan Cup II, Taklukkan Saigon Lewat Drama Adu Penalti
Tanjung Hulu Juara Bahasan Cup II, Taklukkan Saigon Lewat Drama Adu Penalti
Sunday, 04/10/2026

KALBARONLINE.com – Kelurahan Tanjung Hulu keluar sebagai juara Bahasan Cup II setelah mengalahkan Kelurahan Saigon melalui drama adu penalti dengan skor 5-4, Sabtu (3/10/2026) malam.

Pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Timur Arena, Pontianak Timur, berjalan sengit. Kedua tim saling jual beli serangan hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1. Tanjung Hulu kemudian memastikan gelar juara melalui adu penalti.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berharap Bahasan Cup dapat terus menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan prestasi olahraga di Kota Pontianak.

Selama penyelenggaraan turnamen, Bahasan melihat antusiasme tinggi dari pemain, ofisial, pelatih, panitia, hingga masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah mengikuti kompetisi.

“Kepada juara dari tim Kelurahan Tanjung Hulu, semoga prestasinya tetap dipertahankan. Terus semangat berlatih, mengevaluasi diri, dan meningkatkan prestasi,” ujar Bahasan.

Menurut Bahasan, suasana kebersamaan yang tercipta selama turnamen menjadi salah satu nilai penting yang ingin terus dipertahankan. Ia memastikan Bahasan Cup kembali digelar tahun depan melalui penyelenggaraan Bahasan Cup III.

“Turnamen ini kita agendakan setiap tahun. Insya Allah tahun depan ada Bahasan Cup III. Mudah-mudahan lebih baik, lebih meriah, lebih disiplin dan profesional, tetapi tetap dalam suasana kekeluargaan,” ujarnya.

Bahasan menilai turnamen seperti ini dapat menjadi sarana bagi pemain untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus meningkatkan prestasi.

Karena itu, jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun depan berpeluang ditambah. Jika Bahasan Cup II diikuti 34 tim, jumlah peserta pada edisi berikutnya ditargetkan dapat meningkat menjadi 36 hingga 38 tim.

Menurutnya, minat untuk mengikuti turnamen juga mulai datang dari sejumlah lembaga dan mitra pemerintah di Kota Pontianak.

“Sudah ada yang menghubungi saya, menawarkan diri untuk ikut turnamen. Artinya antusiasmenya cukup besar,” katanya.

Bahasan berharap perluasan peserta membuat Bahasan Cup semakin terbuka dan kompetitif, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas, lembaga, dan masyarakat melalui olahraga.

“Semoga turnamen ini terus berkembang, melahirkan prestasi, dan yang paling penting memperkuat kebersamaan serta silaturahmi masyarakat,” pungkasnya.

Pada Bahasan Cup II, juara ketiga diraih Kelurahan Siantan Hulu, sedangkan Kelurahan Bansir Laut menempati peringkat keempat.

Gelar pemain terbaik sekaligus top skor diraih Asep dari Kelurahan Saigon dengan torehan enam gol selama kompetisi. Sementara kiper terbaik diberikan kepada Ali dari Kelurahan Tanjung Hulu.

Pada laga eksibisi perempuan, Bahasan FC keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Berang-berang FC. (*)