Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
bahasan cup
Tanjung Hulu Juara Bahasan Cup II, Taklukkan Saigon Lewat Drama Adu Penalti
Tanjung Hulu Juara Bahasan Cup II, Taklukkan Saigon Lewat Drama Adu Penalti
Sunday, 04/10/2026

KALBARONLINE.com – Kelurahan Tanjung Hulu keluar sebagai juara Bahasan Cup II setelah mengalahkan Kelurahan Saigon melalui drama adu penalti dengan skor 5-4, Sabtu (3/10/2026) malam.

Pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Timur Arena, Pontianak Timur, berjalan sengit. Kedua tim saling jual beli serangan hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1. Tanjung Hulu kemudian memastikan gelar juara melalui adu penalti.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berharap Bahasan Cup dapat terus menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan prestasi olahraga di Kota Pontianak.

Selama penyelenggaraan turnamen, Bahasan melihat antusiasme tinggi dari pemain, ofisial, pelatih, panitia, hingga masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah mengikuti kompetisi.

“Kepada juara dari tim Kelurahan Tanjung Hulu, semoga prestasinya tetap dipertahankan. Terus semangat berlatih, mengevaluasi diri, dan meningkatkan prestasi,” ujar Bahasan.

Menurut Bahasan, suasana kebersamaan yang tercipta selama turnamen menjadi salah satu nilai penting yang ingin terus dipertahankan. Ia memastikan Bahasan Cup kembali digelar tahun depan melalui penyelenggaraan Bahasan Cup III.

“Turnamen ini kita agendakan setiap tahun. Insya Allah tahun depan ada Bahasan Cup III. Mudah-mudahan lebih baik, lebih meriah, lebih disiplin dan profesional, tetapi tetap dalam suasana kekeluargaan,” ujarnya.

Bahasan menilai turnamen seperti ini dapat menjadi sarana bagi pemain untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus meningkatkan prestasi.

Karena itu, jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun depan berpeluang ditambah. Jika Bahasan Cup II diikuti 34 tim, jumlah peserta pada edisi berikutnya ditargetkan dapat meningkat menjadi 36 hingga 38 tim.

Menurutnya, minat untuk mengikuti turnamen juga mulai datang dari sejumlah lembaga dan mitra pemerintah di Kota Pontianak.

“Sudah ada yang menghubungi saya, menawarkan diri untuk ikut turnamen. Artinya antusiasmenya cukup besar,” katanya.

Bahasan berharap perluasan peserta membuat Bahasan Cup semakin terbuka dan kompetitif, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas, lembaga, dan masyarakat melalui olahraga.

“Semoga turnamen ini terus berkembang, melahirkan prestasi, dan yang paling penting memperkuat kebersamaan serta silaturahmi masyarakat,” pungkasnya.

Pada Bahasan Cup II, juara ketiga diraih Kelurahan Siantan Hulu, sedangkan Kelurahan Bansir Laut menempati peringkat keempat.

Gelar pemain terbaik sekaligus top skor diraih Asep dari Kelurahan Saigon dengan torehan enam gol selama kompetisi. Sementara kiper terbaik diberikan kepada Ali dari Kelurahan Tanjung Hulu.

Pada laga eksibisi perempuan, Bahasan FC keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Berang-berang FC. (*)

Bahasan Cup Seri 2 Siapkan Hadiah Rp50 Juta, Kali Ini Bukan Sapi tapi Motor
Bahasan Cup Seri 2 Siapkan Hadiah Rp50 Juta, Kali Ini Bukan Sapi tapi Motor
Saturday, 22/08/2026

KALBARONLINE.com – Ada yang berbeda dari Turnamen Mini Soccer Bahasan Cup Seri 2 di Pontianak. Jika pada seri pertama hadiah utamanya berupa sapi, kali ini panitia menyiapkan satu unit sepeda motor Honda Vario ditambah uang tunai dengan total hadiah sekitar Rp50 juta.

Turnamen tersebut resmi dibuka Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan di Lapangan Timur Arena, Jalan Pemda, Jumat (21/8/2026) malam.

Sebanyak 34 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Sebanyak 29 tim merupakan perwakilan kelurahan, sementara lima tim lainnya berasal dari Bahasan Official sebagai tuan rumah, Bank Kalbar, PDAM, Bank Khatulistiwa, dan PS Pemkot.

Bagi Bahasan, turnamen ini bukan hanya soal perebutan gelar juara. Kompetisi juga menjadi ruang untuk mempertemukan perangkat pemerintah dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai.

Ia berharap kehadiran para lurah dan perangkat pemerintah di lapangan dapat membuat hubungan dengan warga semakin dekat.

“Semoga ajang ini menjadi ajang silaturahmi untuk kita semua, terutama perangkat pemerintah mulai dari lurah, untuk terus bisa bersama dan menyatu dengan masyarakat,” ujar Bahasan.

Menurutnya, pertemuan antara pemerintah dan warga melalui kegiatan olahraga juga bisa membuka komunikasi yang lebih luas. Warga dapat menyampaikan informasi maupun aspirasi secara langsung dalam suasana yang lebih cair.

“Semoga kompetisi ini bisa mempersatukan, mempererat jalinan silaturahmi dalam bekerja, melaksanakan tugas dan fungsi kami sehingga masyarakat bergembira, masyarakat bisa curhat, bisa saling memberikan informasi,” katanya.

Di sisi lain, Bahasan mengingatkan para pemain agar tidak menjadikan kompetisi sebagai ajang menunjukkan ego masing-masing.

Ia meminta seluruh tim mengutamakan kerja sama dan sportivitas agar pertandingan berlangsung menarik sekaligus menghibur penonton.

“Jangan hanya ingin menunjukkan ego di lapangan. Kerja sama tim yang paling kita dambakan, yang akan membuat para penonton ceria dan terhibur,” tuturnya.

Bahasan juga mengajak peserta menikmati seluruh rangkaian pertandingan tanpa mengesampingkan hubungan baik antarpemain.

Menurutnya, semangat persaudaraan dan kekeluargaan harus tetap menjadi bagian dari turnamen meski masing-masing tim bersaing untuk menjadi juara.

“Ini bukan semata-mata untuk kita menjadi juara, tapi persaudaraan, persahabatan, kekeluargaan yang harus kita terus jalin bersama,” katanya.

Untuk hadiah, Bahasan Cup Seri 2 memang menawarkan sesuatu yang berbeda. Pada penyelenggaraan sebelumnya, hadiah utama berupa seekor sapi.

Kali ini, hadiah tersebut diganti menjadi satu unit sepeda motor Vario ditambah uang tunai dengan total nilai hadiah sekitar Rp50 juta.

“Kalau dulu kan sapi itu, saya khawatir sapinya takut lepas, tidak ada yang bisa mengendalikan. Sehingga pada seri 2 ini kita ubah dengan motor yang merek Vario beserta uang tunai,” ungkap Bahasan. (*)